Berita

Ketua Umum Gerakan Pemuda Al-Washliyah (GP Al-Washliyah), Aminullah Siagian. (Foto: Istimewa)

Presisi

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

MINGGU, 02 AGUSTUS 2026 | 15:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum Gerakan Pemuda Al-Washliyah (GP Al-Washliyah), Aminullah Siagian, menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk terus menyalakan semangat pengabdian, integritas, dan keteladanan Jenderal Hoegeng Iman Santoso di seluruh jajaran Polri.

Dukungan tersebut disampaikan menyusul pernyataan Kapolri pada puncak Hoegeng Awards 2026, yang menegaskan komitmennya menjaga nilai-nilai yang diwariskan Hoegeng agar tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi setiap insan Bhayangkara dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

"Semangat Jenderal Hoegeng tidak boleh hanya menjadi bagian dari sejarah. Nilai-nilai kejujuran, keberanian, integritas, kesederhanaan, serta keberpihakan kepada kepentingan rakyat harus terus menjadi obor yang menerangi institusi Polri. Kami mendukung penuh komitmen Kapolri agar semangat itu terus menyala di tubuh Polri," kata Aminullah, Minggu, 2 Agustus 2026.


Menurut Aminullah, Hoegeng merupakan simbol kepemimpinan yang bersih, berani, dan menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Keteladanan tersebut dinilai tetap relevan di tengah tuntutan agar Polri semakin profesional, modern, transparan, dan dipercaya masyarakat.

"Hoegeng telah memberikan teladan bahwa seorang pemimpin kepolisian harus berdiri di atas kepentingan hukum, bukan kepentingan pribadi ataupun kelompok. Nilai itulah yang harus terus diwariskan kepada setiap anggota Polri, dari tingkat Mabes hingga pelosok daerah," tuturnya.

Ia menilai, Hoegeng Awards bukan sekadar ajang penghargaan bagi anggota Polri berprestasi, tetapi juga pengingat bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun institusi kepolisian yang kuat. Penghargaan tersebut diharapkan melahirkan semakin banyak personel yang bekerja dengan hati, menjunjung tinggi etika profesi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Aminullah juga mengajak masyarakat mendukung upaya pembenahan internal Polri. Menurutnya, kritik yang konstruktif tetap diperlukan, namun setiap capaian dan langkah positif aparat penegak hukum juga layak mendapat apresiasi.

"Kepercayaan publik terhadap Polri dibangun melalui kerja nyata. Ketika anggota Polri menunjukkan integritas, profesionalisme, keberanian memberantas kejahatan, serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat, maka kepercayaan itu akan tumbuh dengan sendirinya. 

"Karena itu, semangat Hoegeng harus benar-benar menjadi budaya kerja, bukan sekadar slogan," sambungnya menegaskan.

Lebih lanjut, Aminullah berharap komitmen Kapolri tersebut dapat diimplementasikan secara konsisten di seluruh jajaran sehingga semakin banyak anggota Polri yang berani, jujur, berintegritas, dan mengutamakan kepentingan bangsa serta negara.

"GP Al-Washliyah percaya, apabila semangat Hoegeng terus dijaga dan dijadikan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian, maka Polri akan semakin dicintai masyarakat dan semakin kokoh sebagai institusi penegak hukum yang profesional, modern, dan terpercaya," demikian Aminullah menambahkan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya