Berita

Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul (Foto: Kantor Pemerintah Thailand)

Global

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

MINGGU, 02 AGUSTUS 2026 | 14:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada 3-4 Agustus 2026. 

Lawatan tersebut menandai kunjungan resmi pertama seorang PM Thailand ke Indonesia dalam 15 tahun terakhir.

Selama berada di Jakarta, Anutin akan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan. 


Juru Bicara Pemerintah Thailand, Rachada Dhnadirek, mengatakan pemerintah Bangkok ingin memanfaatkan pertemuan tingkat pemimpin untuk mendorong realisasi berbagai proyek konkret yang memberikan manfaat langsung bagi kedua negara. 

"Kunjungan ini bukan hanya tentang memperkuat persahabatan antara kedua pemimpin, tetapi juga tentang mengubah hubungan baik menjadi peluang untuk perdagangan, investasi, dan peningkatan pendapatan," ungkapnya dalam sebuah pernyataan, dikutip Minggu, 2 Agustus 2026.

Menurutnya, hubungan yang semakin erat akan membuka akses lebih luas bagi produk dan jasa Thailand ke pasar Indonesia, memperkuat rantai pasok kawasan, serta mendorong investasi dua arah.

"Pemerintah ingin kebijakan luar negeri memperkuat perekonomian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara nyata," kata Rachada.

Selain membahas hubungan bilateral, Anutin dan Prabowo juga dijadwalkan bertukar pandangan mengenai penguatan persatuan ASEAN di tengah perubahan ekonomi global, ancaman kejahatan lintas negara, serta dinamika geopolitik. 

Kedua pemimpin juga akan mendiskusikan kerja sama di bidang konektivitas kawasan, ketahanan pangan, energi, pembangunan berkelanjutan, serta upaya menjaga Asia Tenggara tetap menjadi kawasan yang damai, stabil, dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi.

Pada hari kedua kunjungannya, Anutin akan menghadiri forum bisnis yang digelar Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bersama Kamar Dagang Thailand di Indonesia. 

Forum tersebut ditujukan untuk mempertemukan pelaku usaha kedua negara guna membuka peluang perdagangan dan investasi baru, sebelum Anutin melanjutkan agenda ke Sekretariat ASEAN untuk bertemu Sekretaris Jenderal ASEAN.

Di Sekretariat ASEAN, Anutin akan menyampaikan pidato kebijakan luar negeri mengenai visi Thailand membangun ASEAN yang bersatu, tangguh secara ekonomi, berorientasi pada masyarakat, serta mampu mewujudkan pertumbuhan yang seimbang dan berkelanjutan. 

Pidato itu sekaligus menjadi bagian dari persiapan Thailand menjelang kepemimpinannya sebagai Ketua ASEAN pada 2028.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya