Berita

Suasana di kawasan Monas jelas Zikir dan Doa Kebangsaan. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Tetap Khidmat Meski Prabowo Batal Hadir

MINGGU, 02 AGUSTUS 2026 | 07:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketidakhadiran Presiden Prabowo Subianto tidak mengurangi kekhidmatan pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Jakarta, Sabtu malam, 1 Agustus 2026. Ribuan jemaah tetap larut dalam doa bersama untuk bangsa menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Zikir dan Doa Kebangsaan ini menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun bangsa Indonesia. Gelaran akbar ini dihadiri tidak kurang dari 100.000 orang dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Pelataran Monas dipenuhi dengan jemaah dengan latar belakang agama yang berbeda. Mereka berbaur untuk memanjatkan doa bagi Indonesia. Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian pembacaan kalam Ilahi oleh juara 1 MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) International Al-Ameed ke-3 Karbala di Irak Tahun 2026, Muhammad Zian Fahrezi.


Hadir dalam acara ini, Ketua MPR Ahmad Mujani berharap agar zikir dan doa yang dipanjatkan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. 

"Kita baru saja menyampaikan zikir dan doa, mudah-mudahan semua zikir, doa dan salawat kita diterima oleh Allah SWT, dengan doa dan zikir ini, mudah-mudahan Indonesia tetap dalam keadaan utuh, mudah-mudahan kita tetap dipersatukan oleh Allah SWT," ungkapnya.

Ia berharap bangsa Indonesia dihindarkan dari perpecahan, malapetaka dan bahaya. 

"Mudah-mudahan pemimpin kita dijaga oleh Allah SWT, kesehatannya, umurnya dan mudah-mudahan kita semua sebagai rakyat dan bangsa Indonesia dijaga keberkahannya dan ridhonya," pungkasnya. 

Sejumlah pejabat pemerintah turut hadir melantunkan zikir, doa dan salawat kebangsaan yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. 

Selain Ketua MPR, tampak hadir Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri ATR/ BPN Nusron Wahid, Wamensesneg Juri Ardiantoro, Wamendiktisaintek Stella Christie, Wamenag Romo Muhammad Syafi'i, serta tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya