Berita

Warga Kupang NTT sambut Jokowi (Foto: istimewa)

Politik

Safari Politik

Jokowi Sengaja Pilih Basis Suara untuk Bangkitkan Romantisme

MINGGU, 02 AGUSTUS 2026 | 07:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang kembali menjadi sorotan publik dinilai memiliki tujuan lebih dari sekadar kunjungan biasa. Setelah sebelumnya menyambangi Lampung, Jokowi kini muncul di CFD Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, mengatakan setiap aktivitas Jokowi selalu menarik perhatian publik dan memunculkan beragam tafsir politik.

"Segala sesuatu yang menyangkut Jokowi, apa pun itu, pasti ramai diperbincangkan," kata Adi, lewat kanal Youtube miliknya, Minggu, 1 Agustus 2026.


Menurut Adi, banyak pihak mengaitkan rangkaian safari politik tersebut dengan upaya Jokowi membangun kembali konsolidasi jaringan politiknya di berbagai daerah.

Ia menduga konsolidasi tersebut pada akhirnya diarahkan untuk memperkuat basis dukungan bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini dipimpin putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep.

"Banyak yang menafsirkan kunjungan politik Jokowi ini sebagai upaya membangun kembali jaringan politik yang pada akhirnya diharapkan bisa membesarkan PSI yang dikomandani Kaesang Pangarep," ujarnya.

Adi menilai setiap daerah yang dikunjungi Jokowi memiliki pertimbangan politik tersendiri. Salah satunya NTT yang selama dua kali pemilihan presiden dikenal sebagai salah satu wilayah dengan dukungan kuat terhadap Jokowi.

Karena itu, Adi berpandangan Jokowi berupaya membangkitkan kembali kedekatan emosional dengan masyarakat di daerah-daerah yang selama ini menjadi basis pendukungnya.

"Rasa-rasanya memori, romantisme, dan nostalgia itu ingin dibangkitkan kembali oleh Jokowi. Harapannya, masyarakat yang selama ini merasa dekat dan menganggap Jokowi sukses membangun NTT bisa kembali dikonsolidasikan untuk memberikan dukungan politik kepada PSI," tuturnya.

Menurut Adi, di balik safari politik tersebut terdapat tujuan jangka panjang untuk memperkuat posisi PSI menjelang kontestasi politik berikutnya.

"Inilah ujung-ujungnya. Apa pun yang dilakukan Jokowi melalui safari politiknya, tujuannya adalah bagaimana PSI mendapatkan dukungan di wilayah-wilayah yang dikunjunginya," pungkasnya.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya