Berita

Suasana Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Nusantara

Acara Doa Kebangsaan di Monas Ternodai Aksi Copet

SABTU, 01 AGUSTUS 2026 | 22:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seorang wartawan dari IDN Times, Aryodamar (30), diduga menjadi korban pencopetan saat meliput acara Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ketika Aryodamar bersama dua wartawan lainnya hendak berpindah dari lokasi acara menuju tenda media untuk mencari sinyal.

"Kami sempat salah jalan, ke arah pintu masuk. Jadi disuruh ke arah pintu keluar yang benar. Nah pas lagi nyari akses yang benar itu, saya sempat merasa disenggol orang. Gak lama dari situ daya sadar hp (iPhone 13) saya hilang,” katanya saat ditemui di lokasi.


Menyadari telepon genggamnya hilang, Aryodamar langsung melapor kepada petugas kepolisian yang berjaga di kawasan Monas.

Dari laporan tersebut diketahui bahwa Aryodamar bukan satu-satunya korban. Sedikitnya tiga orang lainnya juga melaporkan kehilangan barang berharga dalam acara yang sama.

"Ternyata di sana ada tiga orang lain yang juga kehilangan. Mereka ada yang kehilangan dompet dan hp. Lalu kami dibawa satu mobil ke Polsek Gambir untuk buat laporan," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Gambir AKBP Agus Ady Wijaya membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari Aryodamar beserta korban lainnya.

"Anggota sudah melayani korban dan membuatkan laporan. Selanjutnya kami akan mengusut dan mengejar pelaku," kata Agus.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dugaan pencopetan yang terjadi di tengah keramaian acara Zikir dan Doa Kebangsaan tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya