Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

PKS Ingatkan Seluruh Kader di Eksekutif dan Legislatif Jaga ‘Zero Case’

SABTU, 01 AGUSTUS 2026 | 03:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS sebagai garda terdepan dalam mengawal ideologi partai dan membina kader-kader baik di eksekutif maupun legislatif terus menjaga 'zero case'.

"Kita tetap konsisten menerapkan target ‘zero case’, agar tidak ada satupun pejabat publik dari PKS di wilayah yang terkena kasus dan mencoreng nama baik partai," ucap Ketua MPW PKS Mulyanto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.

"Jadi kita tidak boleh berleha-leha, karena MPW PKS ini memiliki peran yang sentral dalam menjaga marwah partai dan arah kebijakan organisasi di wilayah," tambahnya. 


Menurut dia, Forum Konsultasi Nasional MPW–MPP, yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis PKS 2025-2030, adalah wahana yang vital dalam proses sinkronisasi kebijakan pusat dan wilayah, sekaligus sebagai ruang untuk evaluasi implementasi berbagai kebijakan dasar dan rencana strategis partai.

“Ini merupakan instrumen bagi upaya memperkuat sinergi antara pusat dan wilayah, agar seluruh kebijakan dan rencana strategis partai dapat dijalankan secara efektif, efisien dan terukur," ujarnya.

Terkait tugas pembinaan pejabat publik, lanjut Mulyanto, salah satu fokus utamanya adalah peningkatan kualitas pejabat publik agar mereka mampu menjalankan fungsi representasi, legislasi dan pelayanan masyarakat secara optimal sesuai dengan nilai-nilai perjuangan partai.

“Pembinaan pejabat publik ini penting agar setiap kader yang mengemban amanah publik mampu menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat sekaligus menjaga marwah perjuangan partai,” ungkapnya.

Mulyanto mengajak seluruh jajaran MPW PKS di seluruh Indonesia untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa. Menurutnya, kepekaan membaca perubahan, kemampuan menawarkan solusi, dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat merupakan karakter kepemimpinan yang harus terus diperkuat di seluruh jenjang organisasi.

"Melalui Forum Konsultasi Nasional II ini, mari kita tingkatkan konsolidasi organisasi, kualitas kepemimpinan wilayah, dan kaderisasi Partai, serta memastikan seluruh kebijakan dan rencana strategis partai dapat diimplementasikan secara efektif dan efisien demi menghadirkan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” jelasnya.

"Kepemimpinan wilayah yang kuat akan menjadi fondasi penting bagi penguatan organisasi dan semakin besarnya kontribusi PKS dalam menjawab berbagai persoalan bangsa," tutup Mulyanto.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya