Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto (tengah) saat sesi wawancara di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Jumat, 31 Juli 2026. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Presisi

Dokter yang Merawat Sutrimo Siap-siap Diperiksa Polisi

SABTU, 01 AGUSTUS 2026 | 00:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Metro Jaya bakal memeriksa dokter yang menangani Sutrimo, sebelum meninggal dunia.

Sutrimo sendiri sosok yang disebut-sebut memiliki kedekatan dengan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

"Penyidik sedang mengirim (undangan), klarifikasi kepada dokter yang memeriksa. Makanya nanti akan didalami dulu proses tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Jumat, 31 Juli 2026.


Pemanggilan dokter ini untuk mengetahui pasti penyebab kematian Sutrimo. Pasalnya, beredar kabar di publik, Sutrimo meninggal dengan kondisi mulut berbusa. 

"Mungkin teman-teman juga sudah melihat ada foto yang beredar, tetapi kan harus kita klarifikasi apakah benar itu kondisi awal. Benar eggak itu merupakan sosok almarhum S atau bukan? Termasuk video-video yang beredar ambulans, keranda jenazah yang dibawa ada CCTV," jelas Budi.

Sejauh ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya AZ yang mengemudikan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring, MOP yang membawa jenazah ke Banyumas, serta M yang membantu memindahkan jenazah dari ruang pemandian ke ambulans.

Penyidik juga meminta keterangan MZ dan S dari pihak manajemen penyedia jasa ambulans, serta MA yang mengaku menjadi orang terakhir yang melihat Sutrimo di depan Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu, 22 Juli 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya