Berita

Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Bisnis

Kadin Dongkrak Ekspor Nasional Lewat Platform 'We Buy From Indonesia'

JUMAT, 31 JULI 2026 | 16:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong penguatan ekspor nasional melalui inisiatif 'We Buy From Indonesia'.

Platform berbasis teknologi dan perdagangan itu diperkenalkan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie saat pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto dan ratusan pengurus Kadin dari seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.

Anindya menjelaskan, We Buy From Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai katalog produk, tetapi juga menjadi wadah yang menghubungkan produk-produk Indonesia dengan rantai pasok global. 


"Di sini digambarkan bahwa banyak sekali produk-produk dunia dan Indonesia yang sudah menjadi bagian dari supply chain dunia dan dibuat di Indonesia," ujar Anindya.

Anindya mengungkapkan, berdasarkan pemetaan melalui platform tersebut, nilai ekspor Indonesia dalam setahun mencapai sekitar 300 miliar dolar AS. 

Dari jumlah itu, sekitar 60 miliar dolar AS berasal dari sektor batu bara, stainless steel, dan kelapa sawit, sementara 240 miliar dolar AS lainnya berasal dari berbagai produk industri yang memiliki peluang untuk terus dikembangkan.

"Jadi tugas kami ialah bagaimana meningkatkan pembelian dari klien yang ada pada saat ini dan meningkatkan kapasitas para produsen yang ada di Indonesia," jelasnya.

Dia menambahkan, platform tersebut disusun dalam tiga bahasa, yakni Indonesia, Inggris, dan Cina, untuk memperluas jangkauan pasar internasional.

Kadin juga akan berkoordinasi dengan kementerian terkait, khususnya Kementerian Perdagangan, guna memastikan akurasi data dalam platform tersebut. 

"Kami juga berkoordinasi dengan pihak-pihak kementerian, terutama Kementerian Perdagangan, untuk memastikan datanya baik sehingga juga bisa membantu pemerintah mengetahui berapa besarnya sebenarnya nilai ekspor Indonesia," pungkas Ketua Kadin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya