Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Logam Mulia Kompak Menguat, Emas Spot Tembus 4.100 Dolar AS

JUMAT, 31 JULI 2026 | 07:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga mayoritas logam mulia dunia mencatatkan kenaikan signifikan pada penutupan perdagangan Kamis 30 Juli 2026, didorong pelemahan Indeks Dolar AS serta melandainya inflasi Amerika Serikat. 

Depresiasi Dolar AS sebesar 0,8 persen akibat penguatan Yen membuat komoditas berbasis hijau ini menjadi lebih murah dan menarik bagi pemilik mata uang lain.

Di pasar spot, harga emas melonjak 1 persen ke level 4.104,59 Dolar AS per ons, sementara emas berjangka AS pengiriman Agustus melompat 1,6 persen hingga ditutup pada posisi 4.160,60 Dolar AS per ons. 


Lonjakan ini juga dipicu oleh pernyataan Chairman The Fed, Kevin Warsh, yang belum memberikan arah kebijakan moneter yang jelas, sehingga mengurangi ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga lanjutan. Peluang kenaikan suku bunga pada September pun turun dari 77 persen menjadi 61 persen.

Penguatan emas turut diikuti oleh jajaran logam mulia lainnya. 

Perak spot melesat 2 persen menjadi 58,79 Dolar AS per ons.Platinum melejit 2,5 persen ke posisi 1.652,32 Dolar AS per ons. Sementara, paladium memimpin kenaikan dengan melambung 4,4 persen hingga menyentuh 1.301,39 Dolar AS per ons.

Meskipun melandainya Indeks Harga PCE Juni (turun 0,1 persen) memberikan sentimen positif bagi pergerakan logam dunia, pasar tetap mewaspadai risiko tekanan inflasi baru akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi melambungkan harga minyak.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya