Berita

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris. (Foto: Istimewa)

Politik

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

JUMAT, 31 JULI 2026 | 02:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris menyampaikan tujuh rekomendasi strategis dalam forum dialog “Membangun Jakarta: Sinergi Pusat dan Daerah Menuju Era Baru Jakarta” yang digelar di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis 30 Juli 2026. 

"Jakarta membutuhkan cara kerja baru. Sinergi pusat dan daerah tidak boleh hanya bersifat seremonial, tetapi harus menjadi ruang kerja strategis yang rutin, terukur, dan berdampak langsung kepada warga,” kata Fahira.

Tujuh rekomendasi strategis untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam membangun Jakarta, yakni:


Pertama, menjadikan forum komunikasi pusat-daerah sebagai ruang tetap dan berkala.

“Jakarta membutuhkan orkestrasi kebijakan, bukan kerja sendiri-sendiri. Forum ini sebaiknya tidak berhenti pada silaturahmi, tetapi berlanjut menjadi ruang menyepakati isu prioritas, membagi peran, dan memastikan tindak lanjut,” ungkap Fahira.

Kedua, memperkuat posisi fiskal Jakarta, termasuk isu Dana Bagi Hasil atau DBH. Fahira menilai Jakarta memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, tetapi juga menanggung beban layanan publik yang sangat kompleks. 

Ketiga, menempatkan transportasi publik sebagai agenda bersama. Menurut Fahira, transportasi publik adalah fondasi Jakarta sebagai kota global. 

Keempat, mempercepat agenda Jakarta sebagai kota layak huni . Fahira berpandangan, kota global bukan hanya kota dengan gedung tinggi, tetapi kota yang sehat, nyaman, dan aman untuk ditinggali. Karena itu, isu banjir, rob, sampah, polusi udara, ruang hijau, air bersih, hunian, dan ruang publik harus menjadi agenda kolaboratif pusat-daerah.

Kelima, menjadikan pendidikan dan talenta sebagai fondasi era baru Jakarta. Fahira menegaskan, investasi terbesar Jakarta bukan hanya infrastruktur, tetapi kualitas manusia. Program KJP Plus, KJMU, Sekolah Swasta Gratis, Sekolah Rakyat, pendidikan vokasi, literasi digital, dan pengembangan talenta muda perlu dirangkai dalam satu ekosistem.

Keenam, menaikkan kelas ekonomi warga, UMKM, dan pasar rakyat . Fahira menilai pertumbuhan ekonomi Jakarta tidak boleh hanya bertumpu pada kawasan bisnis besar, tetapi juga harus dirasakan pelaku UMKM, pasar rakyat, koperasi, pelaku kuliner, ekonomi kreatif, dan anak muda pelaku usaha.

Ketujuh, merawat identitas Jakarta sebagai kota global berbudaya. Fahira  menilai Jakarta harus modern tanpa kehilangan akar. Budaya Betawi, keragaman warga, Kota Tua, kampung budaya, kuliner, festival, museum, seni, dan ruang kreatif merupakan modal besar yang harus menjadi bagian dari strategi pembangunan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya