Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Istimewa)

Politik

Menko AHY:

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

JUMAT, 31 JULI 2026 | 01:39 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengelolaan kawasan transmigrasi saat ini harus berfokus pada daya tarik investasi dan keberlanjutan ekonomi. Kawasan transmigrasi tidak boleh lagi dipandang sekadar lokasi pemindahan penduduk.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menghadiri Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot tahun kedua bersama Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, serta jajaran pimpinan tinggi Kementerian Transmigrasi di Jakarta.

"Yang dulu paradigmanya adalah memindahkan penduduk ke luar Jawa, kini paradigmanya menjadi bagaimana membangun kawasan-kawasan tersebut sehingga menjadi daya tarik bagi perpindahan penduduk, investasi, dan juga pembangunan atau pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata AHY, dikutip Kamis 30 Juli 2026.


AHY membeberkan dari 154 kawasan transmigrasi yang tersebar di seluruh Indonesia, kondisinya saat ini masih bervariasi. Ada wilayah yang sukses berkembang menjadi pusat ekonomi baru, namun tidak sedikit pula yang justru terbengkalai karena kendala konektivitas.

"Sebagian sukses, sebagian belum sukses. Misalnya karena keterbatasan infrastruktur, konektivitas, yang menyebabkan kawasan transmigrasi itu akhirnya ditinggalkan oleh mereka yang sebetulnya sudah lama berada di daerah tersebut," kata AHY.

Oleh karena itu, hadirnya 1.476 peserta Tim Ekspedisi Patriot dari perguruan tinggi terbaik Indonesia diharapkan mampu mengidentifikasi serta memetakan keunggulan tiap wilayah secara spesifik.

"Kita ingin memetakan potensi wilayah," kata AHY.

Lebih lanjut, AHY mengapresiasi semangat para akademisi muda yang bersedia terjun langsung ke lapangan. Ia menjamin hasil analisis riset di kawasan transmigrasi tidak akan sia-sia karena akan dijadikan dasar pengambilan keputusan di tingkat pemerintah pusat.

"Peran mereka nanti benar-benar berada di lapangan, tetapi secara keilmuan bisa dipertanggungjawabkan. Data yang didapatkan tentu menjadi referensi empiris, melengkapi data yang sudah dimiliki oleh pemerintah saat ini," pungkas AHY.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya