Berita

Unggahan Ustaz Das'ad Latif melalui akun Instagram terverifikasi miliknya, @dasadlatif1212. (Foto: Istimewa)

Politik

Ustaz Das'ad Latif Apresiasi Putusan MK soal MBG

JUMAT, 31 JULI 2026 | 00:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ulama kenamaan Ustaz Das'ad Latif menyampaikan apresiasi terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk membiayai Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Apresiasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram terverifikasi miliknya, @dasadlatif1212, dan menjadi perbincangan luas di media sosial.

Dasad Latif membagikan unggahan CNN Indonesia berjudul “Putusan MK: MBG Tak Boleh Lagi Pakai Anggaran Pendidikan dalam APBN” yang dipublikasikan pada Kamis 30 Juli 2026.


Dalam unggahan itu, Das'ad Latif semula menuliskan, “ALHAMDULILLAH pertolongan datang melalui PDIP. Syukurnya masih ada partai yang peduli dunia pendidikan.”

Namun, beberapa saat kemudian, keterangan tersebut diduga telah diedit menjadi, “ALHAMDULILLAH syukurnya masih ada partai yang peduli dunia pendidikan,” tanpa lagi mencantumkan kalimat “pertolongan datang melalui PDIP.”

Terlepas dari perubahan itu, unggahan Dasad Latif mendapat respons besar dari warganet. 

Berdasarkan pantauan, hingga pukul 22.45 WIB, unggahan tersebut telah mengumpulkan 15,6 ribu tanda suka, 931 komentar, 1.042 kali dibagikan (repost), serta 437 kali dikirim (share).

Di kolom komentar, salah seorang pengguna Instagram dengan akun @abemustofa4 kemudian menuding Dasad Latif sebagai orang atau kader PDI Perjuangan.

“Ternyata ustad satu ini orang PDI toh, baru kali saya lihat postingannya gak ngasih kisi-kisi seperti postingan sebelumnya. Apakah dengan anggaran pendidikan gak diambil MBG bisa pasti bebas korupsi. Kita tunggu dan lihat aja ke depan,” tulis akun tersebut.

Tudingan itu dijawab Das'ad Latif dengan menegaskan dirinya tidak memiliki afiliasi politik dengan PDIP. Ia mengatakan dirinya terbuka menerima gagasan dari partai politik mana pun selama bertujuan untuk kepentingan masyarakat.

“Jika hati sudah dipenuhi sakwa sangka dan kebencian, memang sulit menerima postingan baik. Saya bukan org PDIP, tp sya menerima ide dan pikiran dari partai manapun jika utk kemaslahatan umat,” tulis Da'sad Latif.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya