Berita

Rektor dan Wakil Rektor Universitas Trisakti. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Universitas Trisakti Naik 15 Peringkat pada Employment Outcomes QS WUR 2027

Menjadi PTS Terbaik di Indonesia
KAMIS, 30 JULI 2026 | 21:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Universitas Trisakti kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Berdasarkan hasil QS World University Rankings (QS WUR) 2027 yang dirilis oleh Quacquarelli Symonds (QS), Universitas Trisakti berhasil mencatatkan kenaikan 15 peringkat dunia pada indikator Employment Outcomes, dari posisi 425 dunia pada 2026 menjadi peringkat 410 dunia pada 2027. 

Peningkatan ini disertai kenaikan skor dari 41,1 menjadi 45,0, menjadikan indikator Employment Outcomes sebagai capaian dengan peningkatan paling signifikan bagi Universitas Trisakti pada pemeringkatan tahun ini. 

Capaian tersebut sekaligus menempatkan Universitas Trisakti sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Indonesia pada indikator Employment Outcomes. Secara nasional, Universitas Trisakti berada di peringkat keempat di antara seluruh perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam penilaian QS WUR 2027, berada di bawah Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Bandung. 


Indikator Employment Outcomes merupakan salah satu aspek penting dalam metodologi QS World University Rankings yang mengukur kemampuan perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang memiliki tingkat keterserapan kerja tinggi, sekaligus mencetak alumni yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penilaian ini mencakup dua komponen utama, yaitu Alumni Impact dan Graduate Employment Index. 

Data QS juga menunjukkan bahwa tingkat keterserapan kerja lulusan Universitas Trisakti mencapai 87,2 persen dalam rentang 12-15 bulan setelah kelulusan, menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan skor Employment Outcomes pada tahun ini. 

Wakil Rektor III Universitas Trisakti Ir. Yoska Oktaviano, S.T, M.T, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari sinergi seluruh sivitas akademika dalam membangun ekosistem pendidikan yang berorientasi pada kualitas lulusan.

"Kenaikan 15 peringkat dunia pada indikator Employment Outcomes merupakan pengakuan internasional atas kualitas lulusan Universitas Trisakti. Prestasi ini menunjukkan bahwa lulusan kami tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang kuat, tetapi juga mampu beradaptasi dan bersaing di dunia kerja yang semakin dinamis,” ucap Yoska dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 30 Juli 2026.

“Menjadi PTS terbaik di Indonesia pada indikator ini merupakan kebanggaan sekaligus amanah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, pengembangan kompetensi mahasiswa, kolaborasi dengan dunia usaha dan industri, serta penguatan jejaring alumni," tambahnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa Universitas Trisakti akan terus memperkuat program pengembangan mahasiswa melalui peningkatan kompetensi, pengalaman praktik, magang industri, sertifikasi profesional, kewirausahaan, serta kolaborasi internasional guna memastikan lulusan memiliki daya saing yang semakin tinggi di tingkat nasional maupun global.

“Prestasi ini semakin mempertegas komitmen Universitas Trisakti sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga konsisten menghasilkan lulusan yang siap berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya