Berita

(Foto: Dok. BRI)

Bisnis

Transformasi BRIvolution Reignite Kian Akseleratif

Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian Nasional
KAMIS, 30 JULI 2026 | 15:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mengakselerasi transformasi BRIvolution Reignite sebagai fondasi untuk memperkuat daya saing Perseroan sekaligus menciptakan nilai tambah (value creation) yang semakin besar bagi perekonomian nasional.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, BRI memastikan setiap langkah transformasi tidak hanya menghasilkan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan, tetapi juga memperluas kontribusi terhadap ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan sektor produktif serta dukungan terhadap berbagai program prioritas pemerintah.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengungkapkan bahwa BRIvolution Reignite merupakan kerangka transformasi terintegrasi yang menjadi acuan Perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan daya saing, serta menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi negara, masyarakat, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan.


"Transformasi ini menjadi bagian dari komitmen BRI untuk menghadirkan value creation yang semakin besar sejalan dengan arah strategis Danantara Indonesia," ujar Hery dalam keterangan tertulis, Kamis 30 Juli 2026.

Transformasi tersebut bertumpu pada dua pilar utama yang didukung oleh enam enabler sebagai penggerak perubahan di seluruh organisasi. Pilar Transform the Funding Franchise diarahkan untuk memperkuat struktur pendanaan BRI agar semakin efisien, stabil, dan berbasis dana murah melalui penguatan CASA serta peningkatan kapabilitas transaction banking. 

Sementara itu, pilar Revamp Existing Core and Build New Core difokuskan untuk memperkuat penyaluran kredit mikro (bisnis inti) sekaligus membangun mesin pertumbuhan consumer banking (sumber pertumbuhan baru) yang mampu menjawab kebutuhan nasabah dan dinamika industri.

Implementasi transformasi tersebut tercermin pada kinerja Perseroan yang terus menunjukkan penguatan. Hingga Triwulan I 2026, total aset BRI Group tumbuh 7,2% secara tahunan menjadi Rp2.250 triliun, sementara kredit dan pembiayaan meningkat 13,7% menjadi Rp1.562 triliun. Pada periode yang sama, laba bersih konsolidasian Perseroan tercatat sebesar Rp15,5 triliun. 

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp1.555,1 triliun atau tumbuh 9,4% secara tahunan, yang turut mendorong penurunan cost of fund dari 2,98% pada Triwulan I 2025 menjadi 2,33% pada Triwulan I 2026.

Fundamental yang semakin kuat tersebut menjadi modal penting bagi BRI untuk memperluas fungsi intermediasi sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap agenda pembangunan nasional.  

Salah satu kontribusi tersebut diwujudkan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga akhir Juni 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp103,81 triliun kepada 2 juta UMKM di berbagai wilayah Indonesia. 

Penyaluran tersebut didominasi sektor-sektor produktif yang bersentuhan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat, dengan sektor pertanian menjangkau 869.285 debitur atau 42,68% dari total penerima KUR, disusul sektor perdagangan sebanyak 647.440 debitur atau 32,34%.

Selain menjadi motor penggerak penyaluran KUR nasional, BRI juga memegang peran strategis dalam mendukung Program 3 Juta Rumah.  Hingga Juni 2026, penyaluran KPR Subsidi BRI telah mencapai Rp18,39 triliun kepada lebih dari 134 ribu debitur. 

Adapun, sekitar 97% dari total pembiayaan tersebut disalurkan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang telah menjangkau sekitar 131 ribu debitur, di mana hingga Juni 2026, penyaluran FLPP sepanjang 2026 telah mencapai 19.075 unit atau sekitar 32,8% dari target 60 ribu unit.

Di sisi penyediaan hunian, hingga 19 Juli 2026 realisasi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) mencapai Rp10,7 triliun atau sekitar 89% dari target penyaluran tahun 2026 sebesar Rp12 triliun. 

Pembiayaan tersebut menjangkau pelaku usaha pada sektor penyediaan hunian sekaligus masyarakat sebagai pembeli rumah, sehingga diharapkan mampu memperkuat ekosistem perumahan sekaligus menciptakan efek berganda terhadap aktivitas ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

Hery menegaskan bahwa transformasi BRIvolution Reignite tidak hanya diarahkan untuk memperkuat kinerja Perseroan, tetapi juga memastikan setiap pertumbuhan yang dicapai mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

"Dengan dukungan seluruh Insan BRILiaN, kepercayaan masyarakat, serta sinergi bersama Danantara Indonesia, BRI optimistis dapat terus menjaga kinerja yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan," pungkas Hery.

Pada kesempatan terpisah, Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria menegaskan bahwa transformasi BUMN tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan saat ini, tetapi juga membangun fondasi keberlanjutan jangka panjang sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Meski transformasi telah mendorong peningkatan kinerja sejumlah BUMN, Dony menegaskan bahwa keberhasilan tersebut harus ditopang oleh pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Menurutnya, kepemimpinan yang kuat menjadi kunci untuk memastikan perusahaan terus bertumbuh dan mampu menghadapi tantangan di masa depan.

"Yang membedakan sebetulnya seorang CEO dengan seorang manajer itu adalah komitmennya dia terhadap keberlanjutan daripada sebuah perusahaan," demikian Dony.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya