Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta. (Foto: RMOL/Alifia Ramandhita)

Bisnis

Sore Ini IHSG Ambruk ke Level 6.091, Dolar AS Ditutup Rp18.073

RABU, 29 JULI 2026 | 17:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal bertahan dan berakhir terperosok di zona merah pada penutupan perdagangan Rabu sore, 29 Juli 2026.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks acuan saham nasional tersebut terkoreksi 0,64 persen dan terlempar ke level 6.091.

Padahal, IHSG sempat dibuka menguat pada sesi pagi di level 6.141. Namun, tekanan jual yang masif menyeret indeks hingga menyentuh titik terendahnya di level 6.029. Aktivitas perdagangan berlangsung padat dengan volume transaksi mencapai 38,61 miliar saham dan nilai transaksi menembus Rp22,88 triliun.


Kinerja pasar saham hari ini didominasi tren negatif. Sebanyak 494 saham melandai, 186 saham menguat, dan 285 saham stagnan.

Laju koreksi IHSG dipicu oleh anjloknya mayoritas sektor saham. Sektor properti memimpin penurunan setelah ambles 2,75 persen, disusul sektor industri yang jatuh 2,67 persen.

Sektor lainnya turut merosot, antara lain transportasi turun 1,77 persen, infrastruktur tergerus 1,48 persen, energi melemah 1,26 persen, siklikal terkikis 1,16 persen, keuangan turun 0,45 persen, serta bahan baku menipis 0,32 persen.

Sebaliknya, hanya tiga sektor yang mampu bertahan di jalur hijau meski tipis, yakni teknologi naik 0,18 persen, non-siklikal menguat 0,11 persen, dan kesehatan naik 0,08 persen.

Di tengah performa IHSG yang tertekan, mata uang Garuda di pasar valuta asing justru mencatatkan sedikit penguatan. Mengutip data Bloomberg, nilai tukar Rupiah menguat tipis 10 poin atau 0,06 persen ke posisi Rp18.073 per Dolar AS dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya