Berita

Iran luncurkan serangan rudal ke pasukan AS (Unggahan akun X @CENTCOM)

Global

Iran Luncurkan Serangan Rudal saat Netanyahu Bertemu Trump

RABU, 29 JULI 2026 | 09:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran kembali meningkatkan eskalasi konflik di Timur Tengah dengan meluncurkan sejumlah rudal balistik ke arah pasukan Amerika Serikat (AS) pada Selasa, 28 Juli 2026, malam waktu setempat.

Dalam pernyataannya di media sosial X, Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan seluruh rudal yang ditembakkan Iran berhasil dicegat sehingga tidak mengenai sasaran.

"Pasukan Korps Garda Revolusi Islam meluncurkan beberapa rudal balistik dari Iran dalam upaya serangan mendadak terhadap pasukan AS yang berbasis di Timur Tengah," tulis CENTCOM, dikutip Rabu, 29 Juli 2026.


CENTCOM tidak mengungkap lokasi pangkalan yang menjadi target serangan. Namun, mengutip laporan Axios yang bersumber dari seorang pejabat AS, rudal tersebut disebut diarahkan ke pangkalan militer AS di Yordania.

Di saat yang sama, Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan adanya "aktivitas mencurigakan" di Laut Merah. Seorang kapten kapal tanker dilaporkan mendengar suara ledakan ketika melintas di wilayah Laut Merah bagian selatan. Hingga kini belum dipastikan apakah insiden tersebut berkaitan dengan kelompok Houthi.

Kelompok Houthi sebelumnya mengklaim telah menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah pada pekan lalu. Serangan itu kemudian dibalas oleh Arab Saudi sehingga menambah ketegangan di kawasan.

Serangan rudal Iran ini terjadi ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tengah melakukan kunjungan ke Gedung Putih untuk bertemu Presiden Donald Trump. Pertemuan tersebut sebelumnya dijadwalkan membahas perkembangan konflik di Timur Tengah, termasuk langkah lanjutan AS dan Israel terhadap Iran.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya