Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bursa Eropa Hijau Dipicu Kinerja Positif Emiten, DAX Catat Rekor

RABU, 29 JULI 2026 | 07:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham utama Eropa secara umum bergerak menguat pada penutupan perdagangan Selasa 28 Juli 2026 Waktu setempat. 

Penguatan, didorong oleh gelombang laporan kinerja keuangan perusahaan yang solid serta penurunan harga energi di tengah harapan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. 

Indeks acuan kawasan, Euro STOXX 50, menguat 0,2 persen ke level 6.294, sementara STOXX Eropa 600 naik 0,4 persen mencapai 647. Sentimen positif ini turut didukung oleh penguatan kepercayaan konsumen Prancis bulan Juli yang naik ke level 86, pencapaian tertinggi dalam empat bulan terakhir. 


Di pasar domestik, indeks DAX 40 Jerman menguat 0,5 persen ke posisi 25.492. Ini adalah level tertinggi sejak 6 Juli, ditopang oleh lonjakan saham SAP lebih dari 5 persen pasca meluncurkan program pembelian kembali saham senilai 10 miliar Euro dan mencatatkan hasil kuartal kedua yang melampaui estimasi. 

Sektor telekomunikasi dan otomotif Jerman juga menyumbang kenaikan, di mana Deutsche Telekom naik lebih dari 2 persen, Airbus bertambah lebih dari 1,5 persen, dan Mercedes-Benz menguat lebih dari 2 persen setelah mempertahankan target margin kendaraan penumpangnya. 

Di Prancis, indeks CAC 40 ditutup naik 0,6 persen ke level 8.459 seiring menguatnya saham barang mewah; LVMH naik 1 persen berkat pertumbuhan penjualan semester pertama yang stabil, yang kemudian mendorong kenaikan saham L'Oreal sebesar 2,4 persen, Hermes 2,3 persen, dan Kering 2,9 persen. Selain itu, Safran melonjak setelah menaikkan panduan kinerja tahunannya, sementara Orange melesat usai mencetak laba semesteran yang solid. 

Dari Inggris, indeks FTSE 100 menanjak 0,9 persen melampaui level 10.800 ke posisi tertinggi sejak penutupan rekor 27 Februari, didukung lonjakan saham Unilever sebesar 8,5 persen setelah menaikkan proyeksi penjualan tahunan serta kenaikan GSK sebesar 4 persen berkat penghematan biaya dan peningkatan laba.

Meskipun mayoritas bursa utama menguat, kinerja pasar ditahan oleh penurunan tajam di sektor teknologi, semikonduktor, dan energi. Sektor teknologi global terus berada di bawah tekanan akibat kekhawatiran atas tingginya valuasi, kebutuhan investasi yang meningkat, serta persaingan ketat dari produsen peralatan chip asal China. Hal ini menekan saham ASML yang turun 3 persen, Infineon yang terkoreksi sekitar 6 persen, serta STMicroelectronics dan Prysmian yang turut merosot. 

Di sektor energi, melemahnya harga minyak mentah menekan saham-saham seperti Siemens Energy, Shell, BP, Tenaris, dan Eni.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya