Berita

Mantan Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo. (Foto: Podcast Akbar Faizal Uncensored)

Politik

FX Hadi Rudyatmo:

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

RABU, 29 JULI 2026 | 02:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Usai dua tahun lengser dari kursi kepresidenan, satu demi satu pencitraan yang dilakukan Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi diungkap ke publik.

Salah satunya kisah disampaikan mantan Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo dalam podcast Akbar Faizal Uncensored, dikutip Rabu 29 Juli 2026.

Di depan Akbar Faizal, Rudy membeberkan salah satu dugaan kebohongan Jokowi saat menjabat Walikota Solo periode 2005-2012 adalah soal relokasi ratusan PKL kawasan Banjarsari ke Pasar Notoharjo.


Dalam banyak kesempatan, Jokowi mengaku melakukan pendekatan humanis dengan mengadakan 54 kali sesi makan siang dan malam bersama para pedagang untuk melakukan dialog tanpa kekerasan.

Rudy membantah cerita bahwa Jokowi menghadiri 54 pertemuan dalam proses penataan pedagang kaki lima di Solo.

"Tanya wartawan! Hanya dua kali beliau (Jokowi) yang hadir. Sisanya saya sendiri yang turun," kata Rudy.

Menurut Rudy, angka 54 tidak benar-benar menggambarkan jumlah kehadiran Jokowi. Ia mengaku lebih banyak turun langsung menemui para pedagang.

"Itu yang diklaim karena waktu itu telepon saya sampaikan saja kita bertemu itu 54 kali. Namun saya kan enggak tahu kondisinya seperti begini ini. Kalau tahu seperti begini ngapain saya harus ngomong seperti itu?" kata Rudy.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya