Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Purbaya: Danantara Bukan Pengambil Keputusan, Tidak Bisa Pengaruhi KSSK

SELASA, 28 JULI 2026 | 20:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara tidak akan terlibat dalam proses pengambilan keputusan di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Hal tersebut disampaikan Purbaya setelah Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar Danantara dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan.

"(Danantara) bukan (pengambil keputusan). Sampai sekarang, masih memberi masukan dan untuk kita berguna sekali untuk melihat keadaan yang nyata di dunia bisnis, dunia yang sedang ditangani Danantara. Kalau kita regulator kan biasa di belakang melihat data-data saja," kata Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Jakarta, Selasa malam, 28 Juli 2026.


Menurut Purbaya, kehadiran Danantara dalam rapat KSSK hanya untuk memberikan perspektif dari sisi pelaku usaha sehingga dapat memperkaya bahan pertimbangan sebelum kebijakan ditetapkan.

"Danantara tidak bisa memengaruhi kita. Karena pada waktu mengambil keputusan hanya 4 principal dari KSSK yang akan mengambil keputusan, dan ke depan pun tidak akan memasukkan dia sebagai pengambil keputusan. Jadi memperkaya informasi ketika Kepala KSSK BI, OJK, LPS, Keuangan mengambil keputusan," tegasnya.

Turut hadir dalam rapat koordinasi kuartalan KSSK kali ini yaitu Ketua Dewan (DK) Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, Ketua DK LPS Anggito Abimanyu, Pjs Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti dan Kepala BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani. Purbaya mengatakan hasil rapat koordinasi tersebut akan diumumkan kepada publik pada Senin, 3 Agustus 2026.

"Atas arahan Bapak Presiden kami mengundang Danantara juga, Pak Rosan dan Pak Donny hadir dalam rapat pada sore hari ini. Kalau putusan detailnya nanti kita akan ketemu hari Senin," jelas Purbaya.

Ia menambahkan, pembahasan dalam rapat berlangsung dinamis. Seluruh pihak yang hadir sepakat untuk memperkuat koordinasi dan memastikan setiap kebijakan yang diterbitkan antarotoritas berjalan selaras guna mendukung pertumbuhan ekonomi.

Purbaya menegaskan, masukan dari Danantara dinilai penting karena lembaga tersebut memiliki kedekatan dengan dunia usaha sehingga dapat memberikan informasi yang dibutuhkan KSSK dalam merumuskan kebijakan.

"Danantara memberikan masukan yang cukup positif pada rapat sore hari ini. Artinya kita bisa dapat informasi yang lebih untuk memastikan kebijakan kita lebih tepat sasaran ke depannya," tandasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya