Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto (kedua dari kiri) di di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Juli 2026. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

SELASA, 28 JULI 2026 | 15:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP merespons santai keputusan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang maju sebagai calon anggota legislatif di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V pada Pemilu 2029.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa bagi partainya, politik tidak semata-mata soal perebutan jabatan, melainkan harus berlandaskan ideologi dan gagasan besar.

"Ya, bagi PDI Perjuangan, politisi itu dipimpin oleh ideologi, oleh gagasan-gagasan besar. Sehingga hal-hal yang sifatnya praktis-praktis, menjadi calon, anggota legislatif, itu kan proses yang normal,” ujar Hasto kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Juli 2026.


Hasto enggan memberikan tanggapan lebih jauh mengenai langkah politik putra bungsu Presiden Joko Widodo tersebut. Ia mempersilakan juru bicara partai untuk menjelaskan lebih rinci mengenai sikap PDIP.

"Itu nanti biar Saudara Guntur Romli (Politikus PDIP) atau Mujab (Politikus PDIP) ya," tukasnya.

Sebelumnya, dalam Rakorda PSI Kota Solo, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep memastikan ia akan maju sebagai caleg dari Solo Raya.

Ambisinya menembus Senayan harus berhadapan dengan politisi yang sudah mapan dengan support mesin partai dan ideologi matang, salah satunya Puan Maharani.

“Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai ketua umum. Tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah," kata Kaesang, dikutip Minggu, 26 Juli 2026.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya