Berita

(Foto: Dok. BRI)

Bisnis

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Tingkatkan Akses Keuangan dalam Ekosistem Danantara
SELASA, 28 JULI 2026 | 15:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat transformasi digital sebagai bagian dari upaya menciptakan nilai (value creation) bersama Danantara. 

Melalui pengembangan ekosistem merchant dan QRIS, BRI berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan  sekaligus memperkuat basis dana murah berbasis transaksi, dan memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

Kinerja tersebut tercermin dari pertumbuhan bisnis merchant dan QRIS hingga Triwulan I 2026. Jumlah merchant BRI meningkat menjadi 323,7 ribu dengan volume transaksi tumbuh 26,5% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp67,9 triliun. 


Sementara itu, volume transaksi QRIS melonjak 76% yoy menjadi Rp30,5 triliun dan jumlah transaksi meningkat 86,7% yoy hingga lebih dari 253 miliar transaksi.

Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto mengatakan bahwa penguatan ekosistem merchant dan QRIS tidak hanya memperluas ekosistem transaksi, memperkuat penghimpunan dana murah berbasis transaksi, serta membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha untuk berkembang.

Menurutnya, kapabilitas tersebut sejalan dengan komitmen BRI sebagai bagian dari Danantara dalam menciptakan nilai melalui layanan keuangan yang semakin efisien, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Seiring dengan meningkatnya transaksi digital, BRI terus menghadirkan solusi pembayaran yang aman, mudah, dan andal bagi masyarakat. Hingga saat ini, 98,9% transaksi BRI telah dilakukan melalui e-channel," kata Aquarius dikutip Selasa 28 Juli 2026.

"Di saat yang sama, kami juga terus memperkuat literasi keuangan digital, khususnya dalam pemanfaatan QRIS, agar adopsi pembayaran non-tunai semakin luas dan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Melalui dukungan sistem pembayaran yang terintegrasi serta langkah akseleratif BRIvolution Reignite, BRI pun memperkuat funding franchise melalui optimalisasi kanal digital guna membangun basis dana murah berbasis transaksi yang lebih solid.

Upaya ini dilakukan melalui peningkatan akuisisi dan pengelolaan transaksi nasabah, penguatan kemitraan dengan merchant, serta pengembangan ekosistem pembayaran di berbagai segmen usaha.

Sebagai informasi, penguatan transaksi digital dan funding tersebut turut menopang kinerja keuangan BRI secara keseluruhan hingga Triwulan I 2026. Tercatat, total aset BRI tercatat mencapai Rp2.250 triliun atau tumbuh 7,2% YoY.

Dari sisi pendanaan, total Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI juga mencatatkan pertumbuhan yang menggembirakan, dengan ditopang oleh dana murah (CASA) konsolidasian yang tumbuh semakin solid.

Hingga Maret 2026, BRI berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.555,1 triliun atau tumbuh 9,4% secara tahunan (year-on-year/yoy). 

Dari jumlah tersebut, CASA (konsolidasian) kian mendominasi hingga mencapai Rp1.058,6 triliun atau setara dengan 68,07% dari total DPK, meningkat dibandingkan 65,77% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya