Berita

Public Pulse 28 di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Juli 2026 (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

PDIP Resmikan Public Pulse 28, Forum Rutin Serap Aspirasi Generasi Muda

SELASA, 28 JULI 2026 | 12:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan meluncurkan gerakan intelektual progresif bertajuk Public Pulse 28 di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Juli 2026. 

Program ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut peringatan 100 Tahun Sumpah Pemuda yang akan diperingati pada 28 Oktober 2028.

Peluncuran Public Pulse 28 diawali dengan forum bertema "Nasib Orang Muda di Indonesia Emas 2045" yang diikuti 30 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Berbeda dengan forum diskusi pada umumnya, peserta terlebih dahulu diminta menuliskan pulse atau denyut rasa, keresahan, dan gagasan mereka mengenai masa depan generasi muda. Tulisan tersebut kemudian menjadi bahan diskusi yang ditanggapi langsung oleh para narasumber.


Acara peluncuran dihadiri Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemuda dan Olahraga MY Esti Wijayati, serta dipandu oleh politisi muda PDI Perjuangan Muhammad Syaeful Mujab. 

Hadir sebagai narasumber Co-Founder What is Up Indonesia (WIUI) sekaligus penulis buku Makannya Mikir!, Abigail Limuria, serta Ekonom INDEF Berly Martawardaya.

MY Esti Wijayati menjelaskan bahwa gagasan Public Pulse 28 telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika bagi generasi muda. Ke depan, forum tersebut akan digelar secara rutin setiap tanggal 28 hingga mencapai puncaknya pada peringatan satu abad Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2028.

Menurut Esti, Sekolah Partai dibuka sebagai ruang yang aman bagi anak muda untuk menyampaikan gagasan, kritik, serta harapan terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

"Di ruang inilah kita bersama anak muda diberikan ruang untuk melakukan dialog, untuk memberikan masukan, untuk mengkritik jika memang ada kebijakan-kebijakan yang kurang tepat. Ini pun juga menjadi ruang aspirasi, ruang berekspresi, ruang menyampaikan harapan," ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Syaeful Mujab mengatakan Public Pulse 28 diharapkan menjadi wadah untuk menangkap denyut pemikiran generasi muda dari Sabang sampai Merauke menjelang satu abad Sumpah Pemuda.

"Dua tahun lagi kita akan memperingati 1 abad Sumpah Pemuda. Jika tahun 1928 adalah tonggak pemersatu bangsa, maka 1 abad di 2028 harus hadir dengan merasakan denyut nadi rasa, ide, dan keresahan dari orang muda. Selamat datang teman-teman semua di Public Pulse 28," katanya.

Esti yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi X DPR RI menegaskan bahwa sikap kritis generasi muda harus terus dipelihara dan difasilitasi, bukan dibatasi.

"Kita gaungkan, dan kita nyatakan bahwa anak muda adalah pemilik masa depan bangsa, maka kekritisan harus dibangun tidak untuk dibungkam, dan itu adalah sebagai ruang memberikan tempat agar anak muda bisa memberikan warna indah bagi Indonesia Raya," tegasnya.

Melalui Public Pulse 28, PDI Perjuangan berkomitmen menghadirkan ruang diskusi yang sehat, ilmiah, dan inklusif bagi generasi muda tanpa memandang latar belakang. Aspirasi yang dihimpun dari forum tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 sekaligus peringatan satu abad Sumpah Pemuda pada 2028.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya