Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: White House)

Global

Trump Klaim Negosiasi dengan Iran Berjalan Baik, Siapkan Serangan Jika Gagal

SELASA, 28 JULI 2026 | 11:00 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim proses negosiasi dengan Iran menunjukkan perkembangan positif dan membuka peluang tercapainya sebuah kesepakatan baru. 

Namun di saat yang sama, ia memperingatkan bahwa Washington siap kembali melancarkan operasi militer apabila jalur diplomasi gagal membuahkan hasil.

"Kami sedang berbicara dengan Iran saat ini. Pembicaraan kami berjalan baik. Jadi, kita lihat saja apa yang terjadi. Ada kemungkinan besar sesuatu akan terjadi. Jika tidak, maka kita akan kembali melakukan apa yang kita lakukan dua hari yang lalu,” ujarnya dalam sebuah pernyataan, dikutip Selasa, 28 Juli 2026.


Presiden AS itu juga mengklaim permintaan Iran untuk kembali menggelar pertemuan merupakan dampak langsung dari tekanan militer yang dilakukan Washington dalam beberapa waktu terakhir. 

“Mereka tidak akan meminta pertemuan ini jika performa kita buruk. Satu-satunya alasan mereka ingin bertemu adalah karena kita telah memberi mereka pukulan telak,” tegasnya.

Ketegangan antara Washington dan Teheran kembali meningkat setelah AS melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah wilayah Iran sebagai respons atas dugaan serangan terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz. 

Iran kemudian membalas dengan menyerang fasilitas dan pangkalan yang disebut digunakan militer AS di beberapa negara kawasan Teluk. 

Eskalasi itu terjadi meski pada Juni lalu kedua negara telah menandatangani kerangka kesepakatan yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri perang yang pecah sejak Februari dan membuka jalan menuju perjanjian damai yang lebih permanen.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya