Berita

Ilustrasi pergerakan IHSG. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

IHSG Ambruk-Dolar AS Tembus Rp18.081 Usai Pjs Gubernur BI Minta Pasar Tak Panik

SELASA, 28 JULI 2026 | 09:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka ke zona merah pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026 pagi.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di level 6.175, melemah 10,58 poin atau 0,17 persen dari perdagangan sebelumnya.

Hingga 30 menit pertama perdagangan, Indeks terus melemah dengan turun 0,50 persen ke posisi 6.154.


Volume transaksi tercatat mencapai 5 miliar saham dan nilai mencapai Rp1,9 triliun, dengan frekuensi transaksi sebanyak 336 ribu kali. Sementara itu kapitalisasi pasar merosot menjadi Rp10.818 triliun.

Sebanyak 269 saham tercatat melemah, 253 saham menguat, sementara 205 saham lainnya stagnan.

Sementara itu di pasar valuta asing, Rupiah ikut anjlok pagi ini setelah Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mundur dari jabatannya, dan sementara digantikan oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti.

Mengutip data Bloomberg, mata uang Garuda bergerak ke posisi Rp18.081 per Dolar AS, merosot 72 poin atau 0,40 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sebelumnya Destry telah meminta pasar tidak panik menyikapi pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatannya. 

Pejabat sementara (Pjs) itu menegaskan, kebijakan BI tidak berubah dan stabilitas nilai tukar tetap menjadi fokus utama melalui intervensi serta kebijakan makroprudensial yang mendukung pertumbuhan ekonomi.

"Untuk market, kami berharap tidak perlu panik. Kami dari Bank Indonesia tetap akan menjalankan kebijakan seperti sebelumnya,” kata Destry usai menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Senin malam, 27 Juli 2026.

la menambahkan, kepemimpinan BI berjalan secara kolektif. Karena itu, jajaran Dewan Gubernur BI berkomitmen memastikan keberlangsungan tugas dan kebijakan bank sentral.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya