Berita

Mendiang Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Harold Yohanes Pantouw. (Foto: OIKN)

Publika

Troy Pantouw, PNS Pertama Gugur di IKN

SELASA, 28 JULI 2026 | 01:03 WIB

IKN, program ambisius Joko Widodo alias Jokowi, mendapat kabar duka. Seorang PNS, namanya Troy Pantouw dikabarkan meninggal dunia pertama di kawasan ibukota politik Indonesia itu. 

Nama lengkapnya, Troy Harold Yohanes Pantouw. Ia juru bicara Otorita IKN sekaligus Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, ditemukan meninggal dunia di kamar huniannya di Rumah Susun ASN 3, Tower 6, Lantai 1, Kamar 102, pada Sabtu, 25 Juli 2026. 

Ia menjadi Pegawai Negeri Sipil pertama meninggal di lingkungan kedinasan IKN sejak kawasan inti pemerintahan resmi dihuni ASN.


Pagi sekitar pukul 06.00 WITA, Troy masih terlihat menjalani aktivitas seperti biasa. Ia dijadwalkan berangkat ke Balikpapan pukul 08.00 WITA untuk memimpin ibadah di sebuah gereja. 

Namun, ketika waktu keberangkatan tiba, telepon dari sopirnya tak pernah dijawab. Pintu kamar terkunci rapat dari dalam. Sekitar pukul 13.47 WITA, petugas kebersihan yang hendak membersihkan kamar juga menemukan keadaan serupa. 

Polisi lalu berkoordinasi dengan pemadam kebakaran untuk membuka akses melalui jendela. Saat berhasil masuk, Troy telah ditemukan tidak bernapas.

Almarhum kemudian dibawa ke RS Hermina IKN sekitar pukul 14.00 WITA. Pada pukul 14.25 WITA, tim dokter secara resmi menyatakan ia telah meninggal dunia.

Ruang itu kemudian berubah menjadi pusat penyelidikan. Polisi memeriksa setiap sudut kamar. Tim medis melakukan pemeriksaan awal. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana. 

Keluarga menjelaskan, Troy memiliki riwayat hipertensi dan rutin mengonsumsi obat. Ia juga sempat mengeluhkan nyeri lambung beberapa hari sebelumnya. Berdasarkan pemeriksaan awal, dokter menyatakan penyebab kematian diduga alami, sementara hasil visum masih ditunggu untuk memastikan penyebab pastinya.

Peristiwa ini langsung menjadi simbol yang ironis. Sejak groundbreaking pada 2022, publik lebih sering disuguhi gambar jalan mulus, gedung futuristis, dan janji kota pintar. 

Hampir tak pernah ada cerita tentang sisi manusia yang menghidupkan proyek raksasa tersebut. Troy termasuk pionir mengawal IKN sejak kawasan itu masih berupa hutan tanaman industri dan aktivitas pemerintahan masih berpusat di Balikpapan. 

Kini, namanya justru tercatat sebagai pejabat pertama wafat setelah kawasan inti mulai dihuni ASN.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan belasungkawa melalui akun Instagram pribadinya. 

Otorita IKN juga melepas jenazah secara kedinasan sebelum dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta. Di sisi lain, seluruh agenda pembangunan dan persiapan HUT Kemerdekaan tetap berjalan sesuai rencana.

Mesin pembangunan memang tidak pernah mengenal kata berhenti. Target menjadikan IKN sebagai ibu kota politik pada 2028 tetap mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025. 

Jalan utama Tahap I diklaim selesai 100 persen. Tahap II difokuskan pada pembangunan kawasan legislatif, yudikatif, dan ekosistem pendukung. Tahun 2026, Otorita IKN mengajukan tambahan anggaran Rp2,7 triliun untuk Tahap III periode 2026-2028.

Namun, di balik optimisme itu, tantangan terus mengintai. Kebutuhan anggaran Otorita IKN tahun 2027 diperkirakan mencapai Rp22,2 triliun. Sementara pagu reguler hanya Rp6,7 triliun sehingga masih dibutuhkan tambahan Rp15,5 triliun. Biaya pemeliharaan aset juga naik menjadi Rp585 miliar dari Rp485 miliar pada 2026. 

DPR menyoroti mahalnya biaya menuju IKN. Sementara status hukumnya masih menjadi perdebatan karena Keputusan Presiden mengenai pemindahan ibu kota belum diterbitkan sehingga Jakarta secara hukum masih menjadi ibu kota negara.

Di tengah deretan angka triliunan rupiah, target ambisius, dan mimpi tentang kota masa depan, sejarah memilih membuka bab pertamanya dengan sebuah keheningan. Sebuah kamar yang terkunci dari dalam. 

Seorang pionir tak pernah keluar lagi. Sebuah pengingat, semegah apa pun sebuah ibu kota dibangun, yang menghidupkannya tetap manusia yang fana.

Rosadi Jamani
Mantan Wartawan

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya