Berita

Proses evakuasi Sumarna di kawasan Tanggul Kayat, Desa Kembang Kuning, Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta pada Jumat, 24 Juli 2026. (Foto: Instagram RMOL/Istimewa)

Presisi

15 Saksi Diperiksa dalam Kasus Tewasnya Satpam Waduk Jatiluhur

SENIN, 27 JULI 2026 | 18:54 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 15 saksi telah diperiksa dalam penyelidikan tewasnya satpam Waduk Jatiluhur dalam kondisi tangan terborgol, Sumarna (40) di sekitar Perairan Waduk Jatiluhur, tepatnya di kawasan Tanggul Kayat, Desa Kembang Kuning, Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta pada Jumat, 24 Juli 2026.

Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, menjelaskan 15 saksi yang dimintai keterangan merupakan orang dekat korban.

"Terutama dari rekan-rekan terdekat korban, keluarga korban, kemudian rekan kerja korban, dan orang seputaran terdekat korban," kata I Made Purwantara dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta pada Senin, 27 Juli 2026.


Selain saksi, polisi juga sudah menyita sejumlah CCTV yang terpasang di lokasi.

Di samping itu, polisi bakal segera mengungkap hasil autopsi terhadap jenazah korban guna mengetahui ada atau tidaknya luka yang diderita.

Sebelumnya, kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan mengatakan bila korban pertama kali ditemukan oleh seorang satpam yang melihat tubuh korban tenggelam di perairan.

Sumarna sendiri merupakan petugas keamanan di kawasan Tanggul Kayat dan sempat dicari oleh rekan kerjanya karena sejak dini hari tidak dapat dihubungi.

Saat dievakuasi, korban ditemukan dalam posisi telungkup di perairan. Petugas juga mendapati kedua tangan korban terborgol ke belakang.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya