Berita

Mendikti Saintek Brian Yuliarto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Libatkan Kampus untuk Perkuat Industri Perkapalan Nasional

SENIN, 27 JULI 2026 | 15:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mendorong keterlibatan aktif perguruan tinggi dalam memperkuat industri perkapalan nasional.  

Arahan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 27 Juli 2026. 

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto mengatakan pemerintah melihat besarnya kebutuhan kapal di Indonesia sebagai peluang strategis untuk membangkitkan industri nasional.


Untuk itu, kalangan akademisi diminta bekerja sama dengan PT PAL melalui riset, inovasi, dan penguasaan teknologi agar industri galangan kapal dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan nasional sekaligus meningkatkan daya saing.

"Jadi kami perguruan tinggi diminta menyiapkan apa sih? Ya, apa penguasaan teknologinya begitu ya. Nah, riset-risetnya ke arah industri kapal kita sehingga ya bersama PT PAL nanti riset-riset, kajian-kajian, guru besar-guru besar yang terkait bidang perkapalan bisa menumbuhkan industri kapal kita," ujar Brian usai rapat.

Menurut Brian, kebutuhan kapal di Indonesia tidak hanya terbatas pada sektor tertentu, melainkan mencakup berbagai jenis armada yang dibutuhkan untuk menopang mobilitas masyarakat dan distribusi barang antardaerah. 

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan PT PAL, pemerintah berharap hasil riset para dosen, peneliti, serta guru besar dapat diterapkan secara langsung dalam pengembangan teknologi perkapalan nasional. 

"Nah, ini kita ingin agar penelitian-penelitian itu juga membantu PT PAL supaya industri kita di bidang sektor perkapalan ini bangkit begitu. Itu saja," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya