Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: X)

Dunia

Zelensky: Ukraina Hantam Kapal Rusia Pembawa Kargo Militer Iran

MINGGU, 26 JULI 2026 | 14:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim pasukan negaranya berhasil melancarkan serangan jarak jauh yang menghantam kapal perang Rusia serta sejumlah kapal yang digunakan untuk membawa kargo militer terkait Iran di Laut Kaspia.

Zelensky menyebut operasi tersebut sebagai salah satu keberhasilan terbaru Ukraina dalam memperluas jangkauan serangan terhadap aset yang dinilai mendukung kepentingan militer Moskow dan Teheran.

"Kami juga mencapai hasil yang sangat kuat dengan serangan jarak jauh di Laut Kaspia - termasuk kapal-kapal yang digunakan dalam pengiriman kargo militer yang melibatkan Iran," kata Zelensky melalui unggahan di X, dikutip Minggu, 26 Juli 2026.


Namun, pemimpin Ukraina itu tidak mengungkapkan detail mengenai jenis kapal yang menjadi sasaran, lokasi pasti serangan, maupun kerusakan yang ditimbulkan akibat operasi tersebut.

Klaim Zelensky itu muncul bersamaan dengan kemarahan Iran yang mengecam serangan Ukraina terhadap sebuah kapal komersial Iran di Laut Kaspia. 

Teheran menyebut insiden tersebut menyebabkan satu awak kapal tewas dan satu lainnya mengalami luka-luka.

Pemerintah Iran menilai serangan itu sebagai tindakan agresi dan menegaskan akan mengambil langkah untuk melindungi kepentingan serta keamanan nasionalnya. 

Teheran juga menuduh Ukraina berupaya memperluas konflik perang Rusia-Ukraina ke kawasan lain.

Sementara itu, isu dugaan kerja sama militer Rusia-Iran kembali menjadi sorotan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah berjanji bahwa Moskow tidak menjual senjata kepada Iran.

"Jika mereka melakukannya, itu akan sangat buruk bagi mereka - tentu saja bukan demi kepentingan terbaik mereka," tulis Trump dalam unggahan di Truth Social.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya