Berita

Tokoh nasional Anies Rasyid Baswedan saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat. (Foto: IG Anies)

Politik

Gerakan Rakyat Berpeluang Tembus DPR Jika Lolos Verifikasi dan Usung Anies

MINGGU, 26 JULI 2026 | 08:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana Organisasi Gerakan Rakyat mencalonkan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2029 apabila lolos verifikasi Kementerian Hukum menjadi partai politik dinilai sebagai langkah yang logis.

Pengamat politik sekaligus Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai Gerakan Rakyat saat ini tengah memulai perjalanan panjang untuk membangun kekuatan politiknya.

"Organisasi ini sangat identik dengan Anies Baswedan karena para pendiri, pengurus, maupun inisiatornya tidak terlepas dari para pendukung Anies," kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Minggu, 26 Juli 2026.


Menurutnya, apabila Gerakan Rakyat berhasil lolos sebagai peserta Pemilu 2029, sangat besar kemungkinan partai tersebut akan menjadikan Anies sebagai kandidat utama dalam kontestasi Pilpres.

"Kalau partai ini lolos di Pemilu 2029, pastinya Gerakan Rakyat akan menjadi salah satu instrumen politik yang memberikan karpet merah kepada Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden," ujarnya.

Adi menjelaskan, pencalonan Anies juga memiliki nilai strategis bagi partai baru tersebut. Sebab, popularitas dan basis pendukung Anies berpotensi memberikan keuntungan elektoral bagi Gerakan Rakyat.

"Kalau partai ini lolos verifikasi dan mengusung Anies Baswedan, tentu diharapkan muncul efek ekor jas. Orang-orang yang selama ini mendukung Anies di Pilpres diharapkan juga akan memberikan dukungan kepada Partai Gerakan Rakyat," jelasnya.

Efek ekor jas (coattail effect) itu, lanjut Adi, diharapkan mampu mendongkrak perolehan suara Gerakan Rakyat secara signifikan sehingga memiliki peluang untuk melampaui ambang batas parlemen dan memperoleh kursi di DPR.

"Harapannya, dukungan kepada Anies bisa berbanding lurus dengan peningkatan suara partai, sehingga Gerakan Rakyat mampu lolos ke parlemen," pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya