Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani. (Foto: RMOL/Alifia Ramandhita)

Bisnis

China jadi Investor Terbesar Hilirisasi RI dengan Kucuran Rp103,5 Triliun

JUMAT, 17 JULI 2026 | 22:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

China menjadi investor asing terbesar di sektor hilirisasi Indonesia sepanjang semester I-2026 dengan nilai investasi mencapai Rp103,5 triliun. Angka tersebut hampir separuh dari total Penanaman Modal Asing (PMA) di sektor hilirisasi yang mencapai Rp212,8 triliun.

Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan, pada kuartal II-2026 saja, investasi China di sektor hilirisasi mencapai Rp63,1 triliun dari total PMA hilirisasi sebesar Rp114,4 triliun.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan, besarnya investasi dari China mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap iklim investasi Indonesia.


"Mereka (China) melihat investasi ke Indonesia ini memang selalu berkembang dan berjalan baik dan menghasilkan return yang baik juga sehingga para investor ini tetap berkomitmen berinvestasi di Indonesia," kata Rosan dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Jumat, 17 Juli 2026.

Menurut Rosan, kepercayaan investor tidak lepas dari berbagai kebijakan pemerintah yang memberikan kepastian usaha, terutama dalam aspek perizinan.

"Ini juga direspons positif oleh para investor, terutama juga dengan adanya peraturan pemerintah yang lebih memberikan kepastian dari terutama segi perizinan," tambahnya.

Selain China, Singapura menjadi investor terbesar kedua di sektor hilirisasi dengan nilai investasi Rp65,7 triliun. Selanjutnya disusul Jepang sebesar Rp8,7 triliun dan Amerika Serikat Rp8,1 triliun.

Secara keseluruhan, realisasi investasi sektor hilirisasi pada semester I-2026 mencapai Rp300,1 triliun, naik 6,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Nilai tersebut menyumbang 29,7 persen dari total realisasi investasi nasional yang mencapai Rp1.010,6 triliun.

Sektor mineral masih menjadi tujuan utama investasi dengan nilai Rp206,5 triliun. Investasi itu didominasi industri nikel sebesar Rp71 triliun, bauksit Rp53,8 triliun, tembaga Rp37,4 triliun, besi dan baja Rp30,2 triliun, pasir silika Rp5,9 triliun, serta komoditas mineral lainnya Rp8,2 triliun.

Sementara sektor perkebunan dan kehutanan membukukan investasi Rp54,4 triliun, yang ditopang industri kelapa sawit Rp29,5 triliun, kayu log Rp16,3 triliun, karet Rp5 triliun, dan komoditas lainnya Rp3,6 triliun.

Adapun sektor minyak dan gas bumi mencatat realisasi investasi Rp35,4 triliun, terdiri dari investasi minyak Rp26,4 triliun dan gas bumi Rp9 triliun.

Sedangkan sektor perikanan dan kelautan menyerap investasi Rp3,8 triliun yang berasal dari pengembangan komoditas garam, tuna, cakalang, tongkol, udang, rumput laut, rajungan, dan tilapia.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya