Berita

Ilustrasi (Gemini AI)

Bisnis

IHSG Sesi I Parkir di Zona Hijau Ditopang Sektor Keuangan

JUMAT, 17 JULI 2026 | 12:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menutup perdagangan sesi I, Jumat siang 17 Juli 2026, di zona hijau dengan menguat 33,76 poin atau 0,55 persen ke level 6.141. 

Sepanjang paruh pertama hari ini, indeks bergerak cukup fluktuatif dalam rentang level terendah 6.079 hingga sempat menyentuh level tertinggi di 6.153. Penguatan ini turut mengerek total kapitalisasi pasar Indonesia hingga bertengger di angka Rp10.716,524 triliun.

Gairah pasar terlihat dari dominasi saham yang menghijau, di mana sebanyak 320 saham terpantau menguat, sedangkan 275 saham melemah dan 192 saham lainnya bergerak stagnan. 


Aktivitas transaksi di lantai bursa berjalan sangat ramai dengan volume perdagangan mencapai 15,75 miliar saham, nilai transaksi Rp7,23 triliun, dan frekuensi sebanyak 1,15 juta kali. 

Investor domestik masih mendominasi panggung utama dengan porsi volume mencapai 83,81 persen dan porsi frekuensi sebesar 87,36 persen, sementara investor asing menyeimbangkan pasar lewat aksi beli bersih jumbo senilai Rp1,22 triliun di seluruh pasar.

Lompatan IHSG siang ini motori oleh performa gemilang sektor keuangan yang terbang sebesar 1,64 persen, ditopang oleh penguatan saham perbankan seperti BRIS, BBTN, AGRO, BMRI, BBRI, BBNI, BTPS, BBCA, PNBN, dan MEGA. 

Di sisi lain, penguatan indeks sedikit tertahan oleh sektor industri dasar yang merosot 0,79 persen akibat terseret pelemahan saham IMPC, TPIA, JPFA, dan INTP.

Dari barisan saham elite indeks LQ45, jajaran pencetak keuntungan utama diisi oleh saham TLKM, BBTN, TOWR, BMRI, BBRI, AADI, dan BBNI.  

Sebaliknya, saham-saham seperti HRTA, MEDC, MDKA, INCO, AMMN, WIFI, dan ANTM harus rela terdampar di jajaran penahan laju indeks siang ini. 

Kini pasar tengah menanti apakah IHSG mampu mempertahankan tren positif ini pada perdagangan sesi II nanti sore.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya