Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Kompak Turun Usai Laporan TSMC

JUMAT, 17 JULI 2026 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia memulai perdagangan Jumat, 17 Juli 2026, di zona merah seiring meningkatnya aksi jual pada saham-saham semikonduktor. 

Sentimen negatif muncul setelah laporan keuangan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) memicu kekhawatiran investor terhadap prospek sektor chip global, di tengah masih tingginya volatilitas saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI).

Pada awal perdagangan, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,6 persen, sementara Topix melemah 0,3 persen. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 terkoreksi 0,2 persen. Sementara bursa Korea Selatan tidak beroperasi karena libur nasional.


Tekanan di pasar dipicu oleh anjloknya ETF VanEck Semiconductor (SMH) yang turun hampir 4 persen setelah saham TSMC merosot lebih dari 2 persen usai merilis laporan keuangan kuartal II. Meski laba bersih perusahaan meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, keputusan TSMC menaikkan proyeksi belanja modal (capital expenditure/capex) sepanjang tahun ini justru membuat investor lebih berhati-hati.

Pelemahan saham TSMC ikut menyeret saham-saham semikonduktor lainnya seperti Marvell Technology, STMicroelectronics, dan Micron. Akibatnya, ETF SMH telah merosot sekitar 6,9 persen sepanjang pekan ini dan berpotensi mencatat pelemahan mingguan ketiga dalam empat pekan terakhir.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya