Berita

Ilustrasi banjir pesisir (rob) di wilayah Pantai Utara Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Waspada Potensi Banjir Rob di Pesisir Utara Jateng

JUMAT, 17 JULI 2026 | 02:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir (rob) di wilayah Pantai Utara Jawa Tengah pada Jumat 17 Juli 2026. 

Berdasarkan peringatan yang diterbitkan BMKG, potensi rob dipicu oleh aktivitas pasang air laut yang dapat memengaruhi dinamika pesisir di wilayah Pantai Utara Jawa Tengah.

Masyarakat yang berada di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap pasang air laut maksimum yang berpotensi menyebabkan banjir rob.


Dikutip dari RMOLJateng, BMKG memperkirakan potensi banjir pesisir tersebut terjadi pada 17 Juli 2026 pukul 08.00 hingga 13.00 WIB di wilayah pesisir utara Jawa Tengah.

Dalam keterangannya, BMKG menyebutkan banjir rob berpotensi mengganggu sejumlah aktivitas masyarakat di kawasan pesisir. 

Dampaknya antara lain dapat menghambat transportasi di sekitar pelabuhan dan kawasan pesisir, mengganggu aktivitas petani garam, perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan.

Sehubungan dengan potensi tersebut, masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di wilayah pesisir diminta tetap waspada dan melakukan langkah antisipasi untuk mengurangi dampak banjir rob.

BMKG juga mengimbau masyarakat agar terus memperbarui informasi cuaca maritim melalui kanal resmi BMKG sebagai acuan sebelum melakukan aktivitas di kawasan pesisir.

Informasi pasang surut yang menjadi dasar peringatan dini ini bersumber dari Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal).

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya