Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Merah, Kospi Anjlok Lebih 5 Persen

KAMIS, 16 JULI 2026 | 08:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kekhawatiran investor terhadap konflik yang masih memanas antara Amerika Serikat (AS) dan Iran memicu pelemahan saham-saham di kawasan Asia pada pembukaan perdagangan Kamis, 16 Juli 2026.

Di Korea Selatan, indeks Kospi mencatat penurunan paling tajam di kawasan dengan merosot lebih dari 5 persen. Sementara itu, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga turun 1,97 persen.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah 2,4 persen, sedangkan indeks Topix turun 0,9 persen. Adapun indeks acuan Australia, S&P/ASX 200, bergerak datar pada awal perdagangan.


Tekanan di pasar terjadi karena investor masih mencermati perkembangan konflik AS-Iran. Di satu sisi, muncul harapan adanya jalur diplomatik, namun di sisi lain ketegangan militer masih terus berlangsung sehingga meningkatkan ketidakpastian di pasar keuangan.

Presiden AS Donald Trump pada Rabu mengatakan Iran telah menyampaikan kesediaannya untuk bernegosiasi. Pernyataan itu muncul di tengah berlanjutnya serangan militer AS terhadap sejumlah target di Iran.

Meski demikian, Teheran juga terus menunjukkan kesiapan menghadapi konflik yang lebih luas. Sejumlah analis pertahanan menilai belum ada tanda-tanda bahwa eskalasi terbaru antara AS dan Iran akan segera berakhir melalui jalur diplomatik.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya