Berita

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an. (Foto: Istimewa)

Hukum

Sinergi APH Kunci Genjot Kepercayaan Publik di Tengah Pemberantasan Korupsi

RABU, 15 JULI 2026 | 20:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sinergi antara aparat penegak hukum dinilai menunjukkan perkembangan yang semakin positif sebagai modal penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an menilai, dinamika hubungan antar aparat penegak hukum (APH) saat ini memperlihatkan kecenderungan yang lebih harmonis, kendati sempat mengalami pasang-surut. 

"Yang paling penting bukan hanya siapa yang menangani sebuah perkara, tetapi bagaimana seluruh aparat penegak hukum mampu membangun koordinasi dan bekerja dalam semangat yang sama," ujar Ali kepada RMOL di Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.


Menurutnya, koordinasi yang semakin baik antar APH berpotensi meningkatkan efektivitas penanganan perkara, khususnya kasus-kasus yang menjadi perhatian publik.

"Yakni menegakkan hukum secara profesional, adil, dan tanpa tebang pilih, yang ujungnya adalah kepercayaan publik makin meningkat," sambung Ali.

Dosen ilmu politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu menjelaskan, soliditas antarlembaga merupakan faktor penting dalam menciptakan sistem penegakan hukum yang lebih kredibel. 

"Ketika masing-masing institusi mengedepankan komunikasi, koordinasi, dan saling mendukung sesuai kewenangannya, proses penegakan hukum akan berjalan lebih efektif dan meminimalkan tumpang tindih kewenangan," urainya.

Ali berpandangan, masyarakat selama ini berharap adanya kesatuan langkah di antara aparat penegak hukum dalam mengawal berbagai persoalan hukum, terutama perkara korupsi dan tindak pidana yang menyangkut kepentingan publik. 

Karena itu menurutnya, sinergi yang semakin baik perlu terus dijaga agar tidak hanya menjadi momentum sesaat, tetapi menjadi budaya kerja yang berkelanjutan.

"Kepercayaan publik terhadap institusi hukum sangat dipengaruhi oleh kemampuan aparat menunjukkan kerja sama yang solid. Ketika masyarakat melihat aparat bergerak dalam satu visi penegakan hukum, maka optimisme terhadap supremasi hukum juga akan meningkat," katanya.

Lebih lanjut, Ali menilai bahwa penegakan hukum yang efektif tidak hanya ditentukan oleh ketegasan dalam menindak pelanggaran, tetapi juga oleh kemampuan setiap lembaga membangun koordinasi yang sehat tanpa mengedepankan ego sektoral.

Ia berharap semangat kolaborasi tersebut dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya membangun sistem hukum nasional yang semakin profesional, independen, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Soliditas aparat penegak hukum pada akhirnya bukan hanya menjadi kebutuhan institusi, melainkan juga menjadi harapan seluruh masyarakat yang menginginkan kepastian hukum, keadilan, serta pemerintahan yang bersih dan berintegritas," demikian Ali menutup.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya