Berita

Anggota Komisi I DPR, Sarifah Ainun Jariyah. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Politik

Komentar Judi Online Serbu Medsos, DPR Khawatir Akun Korban Kena Suspend

RABU, 15 JULI 2026 | 19:20 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Maraknya komentar berisi promosi judi online yang membanjiri kolom komentar media sosial dinilai sudah memasuki tahap mengkhawatirkan. 

Selain memperluas penyebaran konten ilegal, fenomena ini juga berpotensi membuat akun milik korban terkena sanksi dari platform digital.

Anggota Komisi I DPR, Sarifah Ainun Jariyah menilai sasaran komentar promosi judi online kini semakin meluas, mulai dari akun tokoh publik, selebgram, hingga akun media massa.


"Sekarang banyak akun milik tokoh publik, selebgram, maupun akun berita yang di dalamnya ternyata dipenuhi promosi judi online. Ini sangat mengkhawatirkan," kata Sarifah kepada RMOL di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan, aktivitas komentar promosi judi online meningkat tajam. 

Karena itu, kata Legislator PDIP ini, Komisi I DPR akan meminta penjelasan dari kementerian terkait dalam rapat kerja mendatang mengenai penyebab semakin masifnya penyebaran komentar tersebut.

"Kami akan mempertanyakan mengapa komentar-komentar terkait judi online ini semakin marak dan semakin kencang penyebarannya," ujarnya.

Sarifah juga mengingatkan adanya risiko lain yang dapat merugikan pemilik akun. Menurutnya, sistem moderasi otomatis platform media sosial, seperti Meta, bisa menganggap banjir komentar tersebut sebagai aktivitas spam sehingga akun korban justru berpotensi dibatasi atau bahkan ditangguhkan.

"Yang kami khawatirkan, sistem Meta membaca komentar-komentar itu sebagai spam. Akibatnya akun bisa di-suspend. Kasihan para selebgram, influencer, atau akun berita yang sebenarnya tidak tahu apa-apa, tetapi kolom komentarnya dipenuhi iklan judi online," tegasnya.

Ia berharap pemerintah bersama penyelenggara platform digital segera memperkuat pengawasan terhadap akun bot dan jaringan penyebar promosi judi online. 

"Langkah cepat diperlukan agar ruang digital tidak terus dibanjiri konten ilegal sekaligus melindungi akun-akun yang menjadi sasaran serangan komentar tersebut," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya