Berita

Ilustrasi Fenomena Gerhana Matahari Total (Sumber: Gemini Generated Image)

Global

Fenomena Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Ini Wilayah yang Bisa Saksikan

RABU, 15 JULI 2026 | 18:50 WIB | OLEH: TIFANI

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) merilis prediksi fenomena Gerhana Matahari Total yang akan terjadi pada 12 Agustus 2026. Fenomena astronomi langka ini diperkirakan melintasi sejumlah wilayah di belahan bumi utara dan menghadirkan pemandangan spektakuler, termasuk fenomena yang dikenal sebagai sunset eclipse.

NASA menjelaskan, masyarakat yang berada di bagian barat jalur gerhana, terutama di wilayah Eropa dan Afrika, berkesempatan menyaksikan sunset eclipse, yakni kondisi ketika Matahari terbenam saat masih berada dalam fase gerhana sebagian. Fenomena tersebut menciptakan pemandangan unik karena cakram Matahari tampak seperti "tergigit" di ufuk barat saat senja.

Sementara itu, pengamat yang berada tepat di jalur bayangan bulan akan dapat menyaksikan Gerhana Matahari Total, yaitu saat Bulan menutupi seluruh permukaan Matahari sehingga langit berubah gelap selama beberapa menit. 


Berdasarkan prediksi NASA, jalur totalitas Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 akan melintasi beberapa wilayah berikut: Wilayah-wilayah tersebut menjadi lokasi terbaik untuk menyaksikan fase total, ketika Matahari tertutup sepenuhnya oleh bulan. Selain jalur Gerhana Matahari Total, jutaan orang di berbagai negara juga dapat mengamati Gerhana Matahari Sebagian pada hari yang sama.

Menurut NASA, gerhana sebagian dapat terlihat di sejumlah wilayah Belahan Bumi Utara, meliputi: Di wilayah tersebut, Bulan hanya akan menutupi sebagian permukaan Matahari sehingga tidak memasuki fase total.

Apa Itu Sunset Eclipse?


Salah satu daya tarik Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 adalah kemunculan fenomena sunset eclipse. Fenomena ini terjadi ketika Matahari mulai terbenam dalam kondisi masih mengalami gerhana sebagian. 

Akibatnya, bentuk Matahari terlihat tidak utuh saat berada di cakrawala, menghasilkan panorama langka yang menjadi incaran para astronom dan fotografer dari berbagai negara. Fenomena ini hanya dapat diamati oleh wilayah yang berada di bagian barat jalur gerhana, khususnya di kawasan Eropa dan Afrika.

NASA menyebutkan durasi fase total Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 tergolong singkat. Sebagian besar wilayah yang berada di jalur totalitas hanya akan mengalami fase total selama kurang dari dua menit.

Sementara itu, pengamat yang berada sangat dekat dengan garis tengah jalur gerhana di Greenland, Rusia bagian utara, maupun Samudra Atlantik Utara akan menikmati durasi totalitas yang sedikit lebih lama. Namun, durasinya tetap tidak mencapai dua setengah menit.

Karena berlangsung dalam waktu singkat, para pengamat biasanya mempersiapkan lokasi pengamatan dan peralatan jauh-jauh hari agar dapat menyaksikan momen langka tersebut secara maksimal.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya