Berita

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. (Foto: Humas Kemenpar)

Politik

Menpar Jamin Setiap Rupiah Anggaran Negara Dikelola Akuntabel

RABU, 15 JULI 2026 | 16:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memaparkan Laporan Keuangan Kementerian Tahun Anggaran 2025 dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VII DPR Lamhot Sinaga itu, Widiyanti menegaskan komitmen Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menjaga akuntabilitas pengelolaan APBN.

"Rapat kerja ini menjadi ruang dialog antara pemerintah dan DPR untuk memastikan bersama bahwa setiap rupiah anggaran negara dikelola secara akuntabel, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," kata Widiyanti.


Ia melaporkan realisasi anggaran Kementerian Pariwisata pada 2025 mencapai 95,52 persen dari pagu yang dapat digunakan. Laporan keuangan juga telah diserahkan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan hasil audit dijadwalkan diumumkan pada 16 Juli 2026.

Widiyanti optimistis Kementerian Pariwisata kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang jika tercapai akan menjadi raihan ke-11 secara berturut-turut sejak 2015.

Di sisi lain, kinerja sektor pariwisata juga menunjukkan tren positif. Sepanjang Januari-Mei 2026, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 6,07 juta atau naik 7,68 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. 

Devisa pariwisata juga meningkat 6,3 persen menjadi 4,05 miliar Dolar AS, sementara realisasi investasi melonjak 76,67 persen menjadi Rp25,34 triliun pada triwulan I 2026.

"Capaian ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata terus berada pada jalur yang mendukung pencapaian target pembangunan tahun 2026 dan menjadi landasan untuk mencapai target yang lebih tinggi pada tahun 2027," ujarnya.

Untuk menopang target tersebut, Kementerian Pariwisata mengusulkan tambahan anggaran Rp1,01 triliun sehingga pagu ideal Tahun Anggaran 2027 mencapai Rp3 triliun.

"Kami berterima kasih atas dukungan DPR atas permohonan kami ini," jelas Widiyanti.

Menurutnya, tambahan anggaran diperlukan agar target peningkatan kunjungan wisatawan, devisa, investasi, dan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional dapat tercapai secara optimal.

"Oleh karena itu, kami berharap pembahasan mengenai kebutuhan anggaran dapat ditempatkan dalam kerangka untuk memastikan seluruh target tersebut dapat dicapai secara optimal," pungkasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya