Berita

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati (kanan) dan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Parlemen TV)

Politik

Perkuat Kepercayaan Investor, Kunjungan Delegasi DPR ke Paman Sam Banjir Apresiasi

RABU, 15 JULI 2026 | 16:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kunjungan Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati bersama delegasi Komisi XI DPR RI ke Amerika Serikat (AS) mendapat apresiasi dari Menteri Keuangan hingga pakar kebijakan publik. 

Apresiasi disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Paripurna DPR RI. 

Ia mengungkapkan kunjungan ke Amerika Serikat pada April lalu bersama Sari Yuliati, Misbakhun, dan Hekal menjadi momentum penting untuk menjelaskan sinergi pemerintah dan DPR kepada investor serta Standard & Poor's (S&P).


"Kami dengan anggota DPR, Ibu Sari, datang ke sana, ketemu investor dan SNP, dan menggambarkan bahwa di Indonesia nggak sama dengan negara lain. Kita, parlemen, DPR, dengan pemerintah adalah satu kesatuan yang baik," kata Purbaya dalam rapat pemaparan Rapat Paripurna DPR, Selasa, 14 Juli 2026.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB/A-2 dengan outlook stabil.

"Keberadaan DPR yang dipimpin Bu Sari di forum internasional mencerminkan sikap pemerintah Indonesia yang kolaboratif. Sinergitas ini memberi harapan baru bagi masa depan Indonesia sebagai negara berdaulat dengan ketahanan ekonomi, energi, dan pangan," ujarnya.

Purbaya menambahkan, hasil tersebut menjadi bukti bahwa kebijakan fiskal Indonesia tetap dipercaya pasar di tengah berbagai sentimen negatif yang sempat berkembang sejak awal tahun.

"Kita harus lebih berani menyampaikan sentimen positif kepada masyarakat dan pasar. Indonesia tidak lagi cemas, melainkan menuju Indonesia Emas," pungkasnya.

Diplomasi parlemen tersebut dinilai berhasil memperkuat kepercayaan investor dan lembaga pemeringkat internasional terhadap perekonomian Indonesia.

"Saya kagum atas keuletan Ibu Sari Yuliati dan rombongan DPR yang mampu menjelaskan secara komprehensif bahwa sinergi antara pemerintah dan parlemen berjalan baik. Mereka berhasil meyakinkan pihak SNP bahwa kebijakan fiskal Indonesia konsisten, prudent, dan berpihak pada rakyat," ujar pakar kebijakan publik Trubus Rahardiansyah kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.

Menurut dia, langkah delegasi DPR ke negeri Paman Sam ini berdampak positif terhadap persepsi global atas stabilitas ekonomi Indonesia. 

“Ini memperkuat posisi fiskal di mata lembaga internasional, sekaligus mendorong sentimen positif bagi rupiah dan pasar modal,” tandasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya