Berita

Ilustrasi. (Foto: AI)

Politik

Pemerintah Masih Kaji Potensi Penurunan Biaya Haji 2027

RABU, 15 JULI 2026 | 15:45 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah belum memutuskan besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027. Penghitungan masih dilakukan bersamaan dengan evaluasi penyelenggaraan haji tahun ini, termasuk peluang memangkas biaya melalui perbaikan tata kelola.

Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, pembahasan biaya haji masih berada pada tahap awal yang dipimpin Menteri Agama. Karena itu, pemerintah belum dapat memastikan apakah biaya haji tahun depan akan naik atau turun.

"Belum, mengenai biaya haji belum. Kemarin kan baru proses awal yang dipimpin oleh Menteri Haji untuk sesegera menghitung berapa sesungguhnya biaya haji untuk tahun 2027," ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu 15 Juli 2026. 


Ia menegaskan, penentuan biaya haji tidak hanya bergantung pada angka perhitungan, tetapi juga hasil evaluasi terhadap penyelenggaraan haji 2026. Menurutnya, perbaikan manajemen berpotensi menekan biaya yang harus ditanggung jemaah.

"Manajemen pengelolaan haji akan menentukan juga nanti di ujung berapa besarnya nilai biaya haji bagi jemaah kita," katanya.

Prasetyo menjelaskan salah satu faktor yang tengah dikaji ialah kemungkinan mengurangi masa tinggal jemaah Indonesia di Arab Saudi. Upaya itu dapat dilakukan jika jumlah penerbangan ditambah sehingga proses keberangkatan dan kepulangan menjadi lebih efisien.

"Kalau kita berhasil menurunkan masa tinggal selama di Arab Saudi, tentu akan berpengaruh terhadap ongkos hajinya. Kalau masa tinggalnya berkurang, logikanya biaya hajinya mungkin bisa dihitung untuk bisa dikurangi atau diturunkan," jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh skema tersebut masih berupa simulasi sehingga pemerintah belum dapat menyimpulkan besaran biaya haji 2027. Evaluasi operasional dan penghitungan komponen biaya masih terus dilakukan sebelum angka final ditetapkan.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi BGN

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:12

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:00

Bung Karno Sang Orator

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:38

Tangis Megawati Pecah saat Wajah Bung Karno Muncul di Langit Gelora Bung Tomo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:20

Jangan Takut, tapi Tetap Waspada soal Isu Rusuh Agustus Jilid II

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:07

15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026 Diperiksa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:33

Tim Hukum Hukum Ungkap 30 Pelanggaran Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:20

DSI Resmi Beroperasi, Ini Jajaran Direksi dan Komisarisnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:02

Soekarno Cup 2026 Libatkan 400 Talenta Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:31

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya