Berita

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat menyelenggarakan kegiatan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) Goes To School di SMKN 11 Jakarta, Taman Sari, Jakarta Barat. (Foto: Dok. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat)

Nusantara

Siswa SMKN Diingatkan Tak Tergoda Kerja ke Luar Negeri Lewat Jalur Ilegal

RABU, 15 JULI 2026 | 00:37 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Generasi muda harus paham terhadap ancaman serta bahayanya bila pergi bekerja melalui jalur non-prosedural ke luar negeri.

Pesan ini disampaikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Khusus Jakarta bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat saat menyelenggarakan kegiatan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA) Goes To School di SMKN 11 Jakarta, Taman Sari, Jakarta Barat pada Selasa 14 Juli 2026.

"Para siswa dibekali pemahaman mengenai berbagai bentuk dan modus operandi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), risiko bekerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat, Rakha Sukma Purnama dalam keterangan resmi.


Program ini juga ditujukan agar generasi muda membangun kesadaran sejak dini terhadap berbagai risiko tawaran kerja di luar negeri secara nonprosedural. 

Apalagi, modus TPPO dan TPPM sering dibarengi dengan janji manis mulai dari gaji tinggi sampai fasilitas menarik.

Sementara, Kepala Kantor Wilayah Dirjen Imigrasi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Pamuji Raharja berharap lewat kegiatan ini bisa meningkatkan kewaspadaan para generasi muda.

“Saya berharap kegiatan ini selalu meningkatkan kewaspadaan, tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan atau kesempatan ke luar negeri yang tidak melalui prosedur resmi, serta selalu mencari informasi dari sumber yang terpercaya,” kata Pamuji.

Lebih lanjut, Pamuji berharap semakin banyak pelajar yang memahami pentingnya migrasi yang aman dan legal serta mampu menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan TPPO dan TPPM di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya