Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah. (Foto: YouTube)
Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah. (Foto: YouTube)
"Tentunya itu juga untuk menerangkan bahwa aliran uang berkaitan dengan proyek-proyek pengadaan di DJKA ini tidak berhenti di pelaku utama. Tapi juga ada dugaan mengalir kepada pihak-pihak lain," kata Jurubicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Juli 2026.
Dugaan penerimaan uang oleh Gus Miftah terungkap dalam persidangan kasus korupsi proyek pembangunan Jalur Ganda Kereta Api Solo-Semarang (JGSS) Fase 1 di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin, 13 Juli 2026. Mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek sekaligus terpidana kasus DJKA, Dheky Martin, secara gamblang membenarkan adanya alokasi dana Rp100 juta untuk Gus Miftah saat dicecar oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK.
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
UPDATE
Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19
Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12
Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10
Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08
Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00
Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56
Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56
Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44
Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21
Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19