Berita

Ilustrasi daging. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Harga Ayam dan Telur Mulai Bangkit, Bapanas: Dipicu MBG dan Bulan Suro

SELASA, 14 JULI 2026 | 19:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga ayam ras dan telur ayam di tingkat peternak mulai menunjukkan kenaikan. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menilai kondisi itu dipicu kembali bergulirnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan berakhirnya bulan Suro yang sebelumnya menekan permintaan.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan harga kedua komoditas mulai merangkak naik.

"Data kami dan informasi dari teman-teman peternak menunjukkan harga relatif sudah mulai naik. MBG ada pengaruhnya, kemudian bulan Suro juga memberi dampak yang cukup besar," ujar Ketut di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.


Menurut Ketut, selama bulan Suro permintaan ayam dan telur melemah, terutama di Pulau Jawa. Banyak masyarakat menunda hajatan, pesta pernikahan, maupun acara besar lainnya sehingga kebutuhan terhadap kedua komoditas ikut menurun.

"Karena bulan kemarin masih bulan Suro, acara mantenan dan kegiatan lainnya relatif berhenti. Akibatnya permintaan ayam dan telur turun sehingga harga ikut terkoreksi," jelasnya.

Memasuki akhir bulan Suro, aktivitas masyarakat kembali normal. Di saat bersamaan, kegiatan belajar mengajar mulai berlangsung dan Program MBG kembali berjalan. Kondisi itu mendongkrak permintaan ayam maupun telur.

"Dengan lewatnya bulan Suro, anak-anak mulai masuk sekolah dan MBG berjalan lagi. Sekarang harganya sudah mulai merangkak naik," katanya.

Ketut mengungkapkan, harga telur ayam di tingkat peternak kini berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram. Meski masih di bawah harga acuan pemerintah, tren tersebut dinilai memberi ruang bagi peternak untuk memperbaiki pendapatan.

"Sekarang telur sudah sekitar Rp20.000-Rp21.000 per kilogram. Ke depan tentu kita harapkan kembali normal, tetapi biarkan dulu peternak menikmati perbaikan harga sampai mendekati harga acuan Rp25.000-Rp26.000 per kilogram," tuturnya.

Sementara itu, harga ayam hidup di tingkat peternak saat ini berkisar Rp19.000-Rp20.000 per kilogram. Bapanas memperkirakan harga masih berpotensi naik seiring meningkatnya permintaan.

"Sekarang ayam sekitar Rp19.000-Rp20.000 per kilogram. Dengan MBG mulai berjalan dan bulan Suro sudah lewat, terutama di Jawa, harga akan bergerak positif sehingga menguntungkan peternak," pungkas Ketut.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya