Berita

Layanan Kargo Haji PT Pos Indonesia (Persero) pada penyelenggaraan musim haji 2026. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Kargo Haji Pos Indonesia Fasilitasi Jemaah Kirim Oleh-oleh

SELASA, 14 JULI 2026 | 17:57 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jemaah Indonesia mengapresiasi layanan Kargo Haji PT Pos Indonesia (Persero) pada penyelenggaraan musim haji 2026.

Layanan yang memfasilitasi pengiriman barang dan oleh-oleh jemaah dari Tanah Suci langsung ke alamat tujuan di Indonesia ini dinilai menjadi solusi nyata bagi jemaah agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih ringan dan fokus, tanpa terbebani kelebihan bagasi saat kepulangan.

Beroperasi penuh di Makkah dan Madinah sepanjang musim haji 2026, layanan ini menawarkan tarif pengiriman mulai dari 23 riyal per kilogram melalui jalur udara, dengan estimasi waktu tiba 7 hingga 14 hari.


Sepanjang 10 hari pertama operasional di Madinah saja, volume kiriman jemaah yang tertangani telah mencapai kisaran 60 hingga 70 ton -- indikator tingginya kepercayaan dan animo jemaah terhadap layanan ini.

"Petugas sangat memperhatikan barang kami dan memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi jemaah dari Sulawesi Selatan dan Kabupaten Wajo," kata Rustam, jemah haji asal Sulawesi Selatan, dikutip Selasa 14 Juli 2026.

Hal senada diungkapkan Siti Sa'diah, jemaah asal Kabupaten Ciamis, yang telah menggunakan layanan ini lebih dari satu kali.

"Pengiriman pertama saya dari Madinah alhamdulillah cepat sampai di rumah. Sekarang di Makkah saya mengirim lagi. Terima kasih Pos Indonesia," kata Siti.

Pelaksana Tugas Direktur Utama merangkap Direktur Transformasi dan IT PT Pos Indonesia (Persero), Prasabri Pesti menyampaikan bahwa apresiasi para jemaah merupakan cerminan dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan terbaik.

"Layanan Kargo Haji bukan sekadar pengiriman barang, melainkan wujud kehadiran Pos Indonesia melayani masyarakat di momen yang sangat istimewa dalam hidup mereka," kata Prasabri.

Ia menegaskan bahwa pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari transformasi perusahaan menuju simpul utama logistik nasional (national logistics orchestrator) dengan memperkuat ekosistem logistik end-to-end, memperluas jaringan internasional, serta meningkatkan kualitas layanan berbasis kebutuhan pelanggan.

"Ini adalah bagian dari transformasi Pos Indonesia sebagai simpul utama logistik nasional yang tepercaya," kata Prasabri.

Layanan Kargo Haji Pos Indonesia telah beroperasi sejak penyelenggaraan haji 2024 dan pada 2026 memasuki tahun ketiga. Selain melayani jemaah haji, Pos Indonesia juga mengembangkan layanan kargo internasional untuk jemaah umrah dan Pekerja Migran Indonesia (PMI), sebagai bagian dari penguatan ekosistem logistik lintas negara yang dikelola perusahaan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya