Berita

PT Antam (Persero) Tbk (ANTAM) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kerja sama dalam distribusi Logam Mulia ANTAM melalui skema wholesaler. (Foto: Istimewa)

Bisnis

ANTAM dan Bank Muamalat Perkuat Ekosistem Emas Nasional Lewat Kemitraan Strategis

SELASA, 14 JULI 2026 | 13:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kerja sama strategis dalam distribusi Logam Mulia ANTAM melalui skema wholesaler. 
Kesepakatan yang ditandatangani pada 8 Juli 2026 ini bertujuan memperkuat ekosistem emas nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas berbasis pembiayaan syariah.
Melalui kerja sama tersebut, Logam Mulia ANTAM akan dipasarkan melalui jaringan kantor cabang maupun kanal digital Bank Muamalat. Kedua perusahaan juga akan bersinergi dalam program edukasi, literasi keuangan, dan promosi investasi emas untuk mendorong inklusi keuangan syariah.

Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan kemitraan ini merupakan kelanjutan dari hubungan bisnis yang telah terjalin sebelumnya. Menurutnya, sinergi tersebut akan memperkuat rantai pasok emas sekaligus mempermudah masyarakat memiliki emas melalui skema pembiayaan syariah.


"Bank Muamalat dan Antam sudah punya sejarah panjang dalam hal kemitraan bisnis yang strategis sebelumnya. Masing-masing perusahaan juga punya keunggulan yang dapat disinergikan. Oleh karena itu, kami optimistis inisiatif terbaru ini akan membawa benefit bagi kedua belah pihak serta mendorong investasi emas syariah di masyarakat dengan dukungan pasokan emas berkualitas dari Antam," ujarnya, dalam keterangan yang dikutip redaksi di Jakarta, Selasa 14 Juli 2026.

Ia menambahkan, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya investasi turut mendorong permintaan emas sebagai aset safe haven. Hal itu tercermin dari kinerja produk Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat yang hingga Juni 2026 mencatat outstanding pembiayaan sebesar Rp1,9 triliun, melonjak 537 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, total pemesanan emas nasabah telah melampaui 1,2 ton, dengan sekitar 54 persen di antaranya merupakan Logam Mulia ANTAM.

"Kami berharap pembiayaan emas Bank Muamalat dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam mewujudkan berbagai tujuan keuangan sesuai prinsip syariah, antara lain untuk pelunasan haji, dana pendidikan anak, hingga perencanaan masa depan keluarga," kata Ricky.

Sementara itu, Direktur Komersial ANTAM Handi Sutanto menegaskan kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk Logam Mulia sekaligus mendukung pengembangan industri emas nasional.

"ANTAM terus berupaya menghadirkan produk Logam Mulia yang berkualitas, terpercaya, dan semakin mudah diakses masyarakat melalui kemitraan strategis dengan berbagai institusi. Sinergi bersama Bank Muamalat diharapkan dapat memperluas distribusi Logam Mulia ANTAM, meningkatkan literasi investasi emas, serta mendukung pengembangan ekosistem emas nasional yang semakin inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya