Berita

Ilustrasi (Foto: Dok BRI)

Bisnis

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

SELASA, 14 JULI 2026 | 11:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI tercatat telah memberikan setoran ke kas negara mencapai Rp19,1 triliun di sepanjang kuartal I 2026.

Setoran tersebut terdiri atas pembayaran pajak sebesar Rp8,1 triliun dan dividen tahun berjalan senilai Rp11 triliun. Angka ini menjadi salah satu penyetor pajak yang terbesar di industri keuangan nasional. 

Bertepatan dengan peringatan Hari Pajak Nasional pada 14 Juli, BRI di bawah supervisi Danantara Indonesia menyatakan kontribusi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi negara.


Konsistensi BRI juga terlihat dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, BRI menyetorkan Rp50,5 triliun kepada negara, terdiri atas pajak Rp27,3 triliun dan dividen Rp23,2 triliun. 

Kemudian pada 2024, total setoran meningkat menjadi Rp57,6 triliun, dengan rincian pajak Rp31,9 triliun dan dividen Rp25,7 triliun.

Sementara pada 2025, BRI kembali menyumbang Rp55,8 triliun yang terdiri atas pajak Rp28,1 triliun dan dividen Rp27,7 triliun.

Kontribusi tersebut mencakup berbagai kewajiban perpajakan, mulai dari Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Bea Meterai, Pajak Penghasilan Badan, hingga Pajak Daerah.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan pembayaran pajak merupakan bentuk kontribusi nyata perseroan dalam mendukung penerimaan negara sekaligus pembangunan nasional. 

Menurutnya, hal itu juga sejalan dengan arahan Badan Pengaturan BUMN dan Danantara Indonesia dalam mendorong penciptaan nilai tambah yang berkelanjutan.

"Kami percaya bahwa kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan tidak hanya menjadi bentuk tanggung jawab perusahaan, tetapi juga bagian dari kontribusi langsung bagi kemajuan bangsa," ujar Hery.

Ia menambahkan, besarnya kontribusi BRI kepada negara mencerminkan posisi strategis perseroan dalam menopang struktur fiskal sekaligus mendukung pembangunan ekonomi nasional.

Kinerja keuangan yang tetap solid menjadi salah satu penopang kemampuan BRI memberikan kontribusi secara berkelanjutan. Hingga kuartal I 2026, BRI Group membukukan laba bersih Rp15,5 triliun. Total aset tumbuh 7,2 persen secara tahunan menjadi Rp2.250 triliun, sedangkan kredit dan pembiayaan meningkat 13,7 persen menjadi Rp1.562 triliun.

Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat mencapai Rp1.555,1 triliun atau tumbuh 9,4 persen secara tahunan. Porsi dana murah atau current account saving account (CASA) juga semakin dominan dengan nilai Rp1.058,6 triliun, setara 68,07 persen dari total DPK, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 65,77 persen.

"Momentum Hari Pajak ini menjadi pengingat bahwa penciptaan nilai (value creation) BRI harus tercermin dalam kontribusi nyata kepada negara. Bersama Danantara Indonesia, BRI akan terus mengakselerasi pertumbuhan yang berkualitas sehingga manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat semakin optimal melalui penerimaan pajak negara," tandasnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya