Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Bongkar Dugaan Bunker Jokowi di Solo dan Karanganyar

SELASA, 14 JULI 2026 | 01:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Aparat kepolisian dituntut merespons pernyataan politikus PDI Perjuangan Beathor Suryadi yang menyebut adanya bunker atau tempat penyimpanan uang di kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). 

Pernyataan Beathor Suryadi tersebut kembali viral usai Kortastipidkor Polri menemukan bunker di rumah mewah milik mantan Jampidsus Febrie Adriansyah di kawasan Parahyangan Golf II, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. 

Di sana polisi mendapati brankas baja berisi ruang rahasia yang menyimpan uang ratusan miliar rupiah dan 74 kg emas terkait penyidikan dugaan mega korupsi.


"Bunker Jokowi kalau tidak di Solo ya di Karanganyar. Ayo Polri dan Kejaksaan berani ndak? Prabowo punya nyali ndak?" kata peneliti media dan politik Buni Yani, dikutip dari akun Facebook pribadinya, Selasa 14 Juli 2026.

Sebelumnya, melalui acara "TO THE POINT AJA!", Beathor menduga adanya bunker di kediaman Jokowi yang nenyimpan uang lebih besar dibandingkan sejumlah kasus yang pernah terungkap, termasuk penemuan uang senilai Rp920 miliar milik mantan Kepala Badan Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung (MA), Zarof Ricar, pada 2024.

Meski demikian, dugaan mengenai keberadaan bunker di kediaman Jokowi hingga kini masih sebatas klaim yang belum terbukti melalui proses hukum maupun putusan pengadilan. 

Belum ada pula pernyataan resmi dari aparat penegak hukum yang membenarkan keberadaan bunker sebagaimana yang dimaksud dalam tudingan tersebut.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya