Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat sesi wawancara di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Senin, 13 Juli 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio)

Presisi

Polri dan Kejagung Gandeng Pegadaian Uji 74 Kg Emas di Rumah Febrie

SENIN, 13 JULI 2026 | 18:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Penyidik gabungan dari Kepolisian dan Kejaksaan Agung (Kejagung) bersama dengan laboratorium PT Pegadaian untuk menguji keaslian barang bukti korupsi berupa 74 keping emas batangan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Senin, 13 Juli 2026.

?Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menjelaskan bila pengujian bagian dari proses kelengkapan dan pelimpahan barang bukti lanjutan dari penyidik kepolisian kepada Kejaksaan Agung.

?"Hari ini penyidik dari Joint Investigation bersama penyidik dari Kejaksaan Agung dan Pegadaian akan melakukan uji terkait barang bukti emas sebanyak 74 keping atau setara dengan 74 kilogram," kata Budi.


Di saat bersamaan, Kepala Departemen Laboratorium Gemologi Pegadaian, Rubika, menjelaskan bahwa pihaknya baru melakukan pemeriksaan fisik secara visual.

Tentu, hasil uji laboratorium akan disampaikan dalam satu atau dua hari ke depan.

?"Yang diuji pertama kita identifikasi keasliannya. Yang kedua baru kita cari kualifikasinya yaitu kadarnya, dan juga beratnya. Hasil uji laboratorium ini akan kami sampaikan dalam satu atau dua hari ke depan," ujar Rubika.

Bukan hanya emas batangan, penyidik juga menyita barang bukti berupa uang tunai dalam bentuk mata uang Rupiah, Dolar Amerika Serikat (USD), dan Dolar Singapura (SGD).

?Untuk mengerahui keaslian mata uang asing, penyidik bahkan melibatkan pihak eksternal, yakni Biro Investigasi Federal (FBI) dan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Kedutaan Besar Singapura, serta Bank Indonesia (BI).


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya