Berita

lustrasi (Akun X @fifamedia)

Sepak Bola

FIFA Pertimbangkan Penambahan Peserta Piala Dunia 2030 Menjadi 64 Tim

SENIN, 13 JULI 2026 | 11:54 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Panggung sepak bola dunia mungkin akan mengalami perubahan besar di masa depan.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, secara resmi menyatakan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan wacana untuk memperluas jumlah peserta Piala Dunia 2030 hingga 64 tim.

Langkah ini diambil sebagai respons atas keinginan untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi negara-negara di seluruh dunia untuk mewujudkan mimpi tampil di panggung terbesar sepak bola.


Wacana ini muncul menyusul kesuksesan format Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya diikuti oleh 48 tim.

Menurut Infantino, sistem ini terbukti berhasil meningkatkan kualitas kompetisi dan membuat persaingan menjadi lebih merata.

Ia melihat bahwa tim dari berbagai konfederasi telah menunjukkan performa yang kompetitif, dengan banyak tim, termasuk dari Afrika, yang mampu melaju hingga fase gugur.

Keberhasilan turnamen dengan 48 peserta saat ini menjadi bukti nyata bahwa perluasan jumlah kontestan memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola global.

Oleh karena itu, FIFA merasa perlu mempertimbangkan kembali penambahan jumlah peserta agar tidak hanya berfokus pada kekuatan tradisional sepak bola di Eropa atau Amerika Selatan, tetapi mencakup seluruh dunia.

Meski demikian, keputusan final mengenai rencana besar ini belum akan diambil dalam waktu dekat.

FIFA berencana untuk membahas wacana penambahan jumlah peserta ini secara lebih mendalam setelah rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026 berakhir.

Jika benar terealisasi, Piala Dunia 2030 akan menjadi lembaran sejarah baru yang semakin inklusif bagi seluruh negara di dunia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya