Berita

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an. (Foto: Dok. Pribadi Narasumber)

Politik

Kasus Polri-Jaksa Perkuat Komitmen Prabowo Berantas Korupsi

SENIN, 13 JULI 2026 | 11:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penanganan dua perkara yang menyeret petinggi Polri dan Kejaksaan Agung dinilai menjadi momentum bagi Presiden Prabowo Subianto untuk menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an, menilai langkah penegakan hukum terhadap petinggi Polri dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) maupun perkara yang melibatkan petinggi Kejaksaan Agung menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menindak praktik korupsi tanpa membedakan institusi maupun jabatan.

"Tanpa membedakan latar belakang institusi maupun jabatan," ujar Ali kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin 13 Juli 2026. 


Dosen Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu mengatakan, langkah tersebut patut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak boleh dipandang sebagai kepentingan politik jangka pendek, melainkan menjadi fondasi untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap negara.

"Ketika pemerintah menunjukkan keberanian untuk mengusut dugaan korupsi tanpa melihat asal institusi, jabatan, maupun kedekatan politik, maka itu adalah pesan bahwa hukum harus berdiri di atas semua kepentingan," tutur Ali.

Ia menegaskan, konsistensi dalam menindak korupsi tanpa pandang bulu merupakan langkah yang perlu terus didukung demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

"Langkah seperti ini perlu didukung karena Indonesia membutuhkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas," tegasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya